Pelajar “Demo” Minta Wifi Gratis untuk Belajar Daring

Sejumlah pelajar berseragam SD dan SMP mendatangi kantor Desa Koninis, Kecamatan Simpang Raya, Rabu (12/8). Mereka meminta fasilitas wifi gratis untuk kelancaran belajar daring. [Foto:Istimewa]

SultimNews.info, SIMPANG RAYA— Sejumlah pelajar di Desa Koninis, Kecamatan Simpang Raya sadari betul sistem pembelajaran daring atau online sangat menguras isi dompet orang tua yang berpenghasilan rendah.

Itu yang mendorong mereka mendatangi kantor desa setempat, Rabu (12/8/2020). Saat mendatangi kantor desa, para pelajar ini tampak berseragam SD dan SMA. Mereka meminta agar pemerintah desa memudahkan sistem pembelajaran daring dengan memberikan akses wifi gratis yang ada di kantor itu. Sehingga belajar daring dapat terlaksana dengan baik.

Bahkan sebelumnya, pihak sekolah sudah meyurati kepala desa sejak 29 Juli 2020 lalu. SD Negeri Hion misalnya. Namun belum disikapi.

Ketua Ikatan Mahasiswa Kecamatan Bunta, Nuhon dan Simpang Raya (IMKBNS) Abd Rahman Panigoro menyatakan, dia langsung menemui Ketua BPD Koninis tadi siang. Aparat desa berjanji akan memberikan fasilitas wifi gratis untuk pelajar pekan ini.

“Saya sudah ke sana tadi (kemarin_red), dan sudah dindahkan. Satu dua hari ini. Sisa pembahasan persoalan teknisnya, apakah mereka di aula desa atau bagaimana,” ungkap Maman—sapaan akrabnya kepada SultimNews.info, tadi siang.

Sebelumnya memang kata dia, orang tua maupun pelajar sudah mengeluh dengan pembalajaran daring ini. Karena sebagian orang tua tidak mampu membeli paket data untuk anaknya belajar daring. Bahkan SMA 1 Bunta dan SD Negeri Hion sudah menyurat secara resmi ke pemerintah desa Koninis.

“Alhamdulillah, semoga pemerintah desa Koninis segera menindaklanjuti keluhan pelajar dan orang tua ini,” kata dia. (awi)