Pernyataan TMS Sudah sesuai Substansi

Komisioner Bawaslu Banggai saat siaran pers di kantor Bawaslu Banggai, Jumat (14/8). (Foto: Istimewa)

SultimNews.info, BANGGAI— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banggai membantah pemberitaan berita sebelumnya yang berjudul “Bawaslu Banggai Tak Pernah Nyatakan TMS”. Menurut Ketua Bawaslu Banggai Bece Abd Junaid, pernyataan Ketua Bawaslu Sulteng Ruslan Husen terkait TMS masih pada tataran normatif terkait penetapan pasangan calon agar Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan /atau Walikota dan Wakil Walikota yang melakukan pelanggaran pergantian pejabat sebagai dimaksud dalam Pasal 71 ayat (2) UU Pilkada, bila mendaftar di KPU untuk statusnya dinyatakan TMS sebagai pasangan calon kepala daerah.

Itu merujuk pada Pasal 89 dan 90 ayat ayat (1) huruf ePKPU nomor 1 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas PKPU nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan /atau Walikota dan Wakil Walikota.

“Bahwa bakal calon selaku Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota dilarang melakukan penggantian pejabat 6 bulan sebelum tanggal penetapan calon sampai dengan akhir masa jabatan,” terang Bece, Jumat (14/8).

Sementara itu, Komisoner Bawaslu Adamsyah Usman menambahkan, bahwa pernyataan Ketua Bawaslu Sulteng baik secara kewenangan, prosedur dan substansi maupun proses penindakan pelanggaran yang sudah dilaporkan secara berjenjang kepada Bawaslu Sulteng sudah sesuai dengan peraturan perudang-undangan yang berlaku.

Pernyataan Ketua Bawaslu Sulteng sudah sesuai dengan ketentuan UU Pilkada Pasal 71 ayat (2) jo. Pasal 89 huruf a dan Pasal 90 ayat (1) huruf e PKPU nomor 1 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas PKPU nomor 3 tahun 2017 tentang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wakil Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota itu sudah sesuai substansi.

“Pernyataan Ketua Bawaslu tidak ada yang perlu diklarifikasi atau diluruskan karena sudah sesuai dengan PKPU pasal 89, bahkan frasa TMS sudah sesuai dengan norma,” tegas Adamsyah. (awi)