DIAMANKAN: Pelaku diamankan ke Mapolsek Batui untuk proses hukum. [Foto: Polsek Batui For SultimNews]

SultimNews.info, BANGGAI— KI (25) masih menyimpan dendam lama. ZA (44) setahun lalu diketahui sempat masuk ke rumah KI lalu mengganggu istrinya. Inilah penyebabnya hingga ZA dipukul sampai babak belur di pos kamling Desa Maleo Jaya, Kecamatan Batui Selatan, Senin (24/8) sekitar pukul 10.00 Wita.

Meski merasa dirinya benar, KI tetap diamankan polisi ke Mapolsek Batui berdasarkan laporan polisi nomor LP/78/VIII/2020/Res Banggai/Sek Batui tanggal 24 Agustus 2020.

Kapolsek Batui Iptu IK Yoga Widata SH, mengungkapkan, kasus ini terjadi saat korban singgah di pos kamling lalu bertemu dengan rekannya. Tiba-tiba pelaku datang dan langsung memukul korban dengan tangan kosong.

“Korban dipukuli di bagian bibir bawah dan wajah sebalah kiri sebanyak satu kali. Hingga bibir korban robek dan bengkak. Saat itu korban tidak melakukan perlawanan,” ungkap Yoga, Selasa (25/8).

Melihat kejadian itu, saksi sempat melarai keduanya dan melaporkan peristiwa itu ke kantor desa. Atas kejadian yang dialami, korban merasa keberatan dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Batui.

“Penganiayaan ini terjadi karena adanya selisih paham. Pelaku menuduh korban telah masuk ke rumah dan menganggu istrinya,” papar Iptu Yoga. Padahal lanjutnya, masalah setahun lalu itu sudah dimediasi oleh pemerintah desa setempat.

“Pelaku ditangkap di rumah orang tuanya di Desa Maleo Jaya. Dan telah diamankan di Mapolsek Batui guna proses lanjut,” pungkasnya. (awi)