Implementasikan Kurikulum MBKM, Mahasiswa PAI Unismuh Luwuk Laksanakan KKNT

PEMBEKALAN: Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa, Wakil Rektor III Agung K Djibran, Dekan FAI Suma K Saleh dan Sekretaris BPH Unismuh menghadiri kegiatan pembekalan KKN Tematik, Selasa (6/10/2020). [Foto: Adhar Oli’i/SultimNews]

SultimNews, LUWUK-Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, mulai mengimplementasikan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). 13 mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam, dilepas untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT), di kecamatan Simpang Raya, Selasa (6/10/2020).

Ketua tim Agung K Djibran mengatakan, kegiatan KKNT ini merupakan program awal yang mereka laksanakan. Terkait program bantuan penerapan kurikulum MBKM.

“Masih ada empat program lagi. Karena ada lima program yang kita laksanakan. Untuk kurikulum MBKM,” katanya, kemarin.

Wakil Rektor III ini menjelaskan, dalam program KKNT ini, mahasiswa akan diberikan pengalaman belajar untuk hidup di tengah-tengah masyarakat. Di luar kampus. Melalui kegiatan KKNT ini, mahasiswa dapat mengasah hard dan soft skillnya, melalui jalinan kerjasama tim disiplin keilmuan mupun lintas kompetensi.

Olehnya itu, dalam kegiatan KKNT nanti, sambung Agung, para mahasiswa PAI Unismuh ini akan melakukan beberapa program kegiatan. Yang sesuai dengan disiplin ilmunya. Salah satunya adalah mahasiswa akan menjadi  DAI Center di masyarakat. Dimana mahasiswa di tempatkan.

“Selama satu bulan kedepan, mereka akan memberikan pelatihan DAI di tempat kegiatan KKNT. Sehingga, ketika KKNT selesai,  sudah ada DAI-DAI yang dilatih,” jelasnya.

Agung menambahkan, program KKNT ini sama dengan KKN-PPM. Hanya saja, untuk KKNT ini memiliki program kerja yang lebih spesifik kepada program keagamaan. Yang sesuai dengan disiplin ilmu mahasiswa PAI Unismuh.

“Program kerja Sesuai dengan kedisiplinan mahasiswa PAI. Karena outputnya adalah leaning outcomenya,” tandasnya.

Sementara itu, untuk proses pelaksanaannya, mahasiswa telah menyusun program kegiatan di kampus. Namun, program tersebut masih akan bertambah, jika ada masukan-masukan dari desa maupun pihak kecamatan.

“Nanti sampai di kecamatan mahasiswa akan seminarkan program mereka. Di sinilah mereka akan menerima usulan-usulan program,” jelasnya.

Olehnya itu, Agung berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengimplementasi program MBKM tersebut. Sehingga, tetap terjaga integritas dan kualitas alumni FAI. Khususnya berawal dari Prodi PAI.

“Kedepan, FAI Unismuh dapat mengembangkan program kerjasama kurikulum MBKM kemendikbud, menjadi MBKM terintegrasi berkeluaran artikel publikasi,” jelasnya.

Perlu diketahui, sebelum belasan mahasiswa PAI itu dilepas untuk melaksanakan kegiatan KKNT di Desa Koninis dan Desa Beringin Jaya Kecamatan Simpang Raya, para mahasiswa terlebih dahulu diberikan materi pembelakalan selama satu hari. Dalam pembekalan ini, mahasiswa diberikan penguatan. Terkait KKNT tersebut.  (leb)