FKM Untika Luwuk Berlakukan Pelayanan Akademik Berbasis Daring

Dekan FKM Untika Luwuk Ramli Bidullah

SultimNews, BANGGAI– Universitas Tompotika Luwuk (Untika) telah meliburkan aktivitas kampus. Sejak 8 Oktober lalu. Hingga 22 Oktober mendatang. Kebijakan diambil, menyusul penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Banggai yang kian meningkat.

Seluruh fakultas di lingkungan kampus tersebut tak hanya menerapkan perkuliahan daring. Namun proses pelayanan akademik juga dilakukan demikian. Salah satunya di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Dihubungi pekan lalu, Dekan FKM Untika Ramli Bidullah mengatakan, meski diliburkan proses akademik tetap berlangsung. Namun, prosesnya dilaksanakan dari rumah. Berbasis online.

“Pelayanan akademik tetap berjalan. Seperti biasanya,” jelas Ramli, Jumat (16/10).

Ramli menerangkan, pihaknya hanya mengizinkan staf yang terbatas fasilitas di rumah, yang bisa ke kampus. Ini dilakukan, agar pelayanan akademik tetap berjalan.

“Bagi staf yang kekurangan fasilitas, itu boleh ke kampus. Untuk mahasiswa kita tidak layani di kampus. Harus daring,” bebernya.

Sebelumnya, Rektor Universitas Tompotika Luwuk mengeluarkan surat edaran Nomor 356/Untika /SE/X/2020 tertanggal 07 Oktober 2020. Surat edaran itu sebagai respons terhadap Surat Edaran Bupati Banggai Nomor 800/1384/BPKSDM tentang protokol kesehatan, dan hasil keputusan rapat pimpinan universitas dan fakultas pada tanggal 06 Oktober 2020.

Untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, serta mengurangi risiko penularan yang dapat terjadi di lingkungan kampus, maka pihak Untika memutuskan beberapa hal penting.

Pertama, segala bentuk pelayanan administrasi akademik, administrasi umum dan keuangan bagi dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di lingkungan Kampus Untika Luwuk, untuk sementara waktu diliburkan. Terhitung, mulai 8 oktober hingga 22 oktober.

Kedua, petugas pelayanan administrasi akademik (pengurusan kartu rencana studi, pembuatan jadwal dan lain-lain, serta pelayanan administrasi umum dan keuangan bagi dosen, tenaga kependidikan) dan mahasiswa, dapat melaksanakan tugasnya dari rumah (work from home) atau daring.

Ketiga, perkuliahan tetap dilaksanakan melalui sistem daring sesuai dengan kalender akademik.  (leb)