Sukses Gelar Mapper, GMKI Luwuk Kukuhkan 15 Anggota Baru

Senior GMKI Luwuk, Erlan Salukondo saat membawakan materi pada kegiatan Mapper, di aula pertemuan SMA Kristen Luwuk, Sabtu (6/11/2020). [Foto: Kaleb Sayo/SultimNews]

SultimNews, BANGGAI– Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Luwuk sukses menyelenggarakan masa perkenalan dan penerimaan (Mapper) anggota baru tahun 2020 di SMA Kristen Luwuk, Jumat hingga Sabtu (6-7/11/2020) pekan lalu.

Kegiatan yang mengangkat tema “Pergunakanlah Waktu dan Tetap Berpengharapan” itu berhasil mengukuhkan 15 anggota baru dari 17 peserta. Belasan peserta ini berasal dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Kota Luwuk.

Ketua Panitia Mapper, Noris Steven Sohat mengatakan pengukuhkan 15 anggota baru ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Cabang GMKI Luwuk, Wandi Mussry. Sebab, ketua cabang berhalangan hadir.

“Yang ikut ada 17 orang. Namun, yang bersyarat hanya 15 orang,” jelas Noris, seusai penutupan kegiatan Mapper, pekan lalu.

Alumni Universitas Tompotika Luwuk ini, menjelaskan, pengukuhan belasan anggota baru ini dilakukan, setelah peserta mengikuti sejumlah materi Mapper yang dibawahkan oleh Senior GMKI, Erlan Salukondo dan Badan Pengurus Cabang (BPC). Adapun materi yang disampaikan, mulai  materi sejarah GMKI, AD/ART GMKI, visi misi GMKI, tema dan sub tema GMKI, teknik persidangan dan administrasi organisasi.

“Peserta wajib ikut materi ini. Selanjutnya, dievaluasi. Lalu dikukuhkan,” katanya.

Sementara itu, Senior GMKI Erlan Salukondo menambahkan, bagi anggota yang baru, tidak hanya hanya sampai di Mapper. Namun, ber-GMKI itu harus berlanjut sampai mati.

“Harus terus berlanjut. Dalam belajar, berkarir dan berkarya. Dan tentunya dalam pelayanan,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga berpesan, anggota GMKI yang baru harus aktif dalam kegiatan organisasi. Namun, tidak melupakan tanggung jawab kuliah yang sedang ditempuh.

“Jangan lupa menggunakan sarana yang ada. Salah satunya Sekretariat GMKI atau Student Center adalah tempat hidup bersama,” tandasnya.

Sehingga, Student Center akan menjadi tempat bertemunya berbagai ilmu dan pendapat. Meskipun kelihatannya sederhana, namun membuahkan hasil yang luar biasa.

“Pesan terakhir saya. Jagalah hubungan dengan semua orang. Siapa pun itu,” tutup dia. (leb)