Besok Putusan Sela PHP, Kapolres Banggai: Tetap Jaga Kedamaian

AKBP Satria Adrie Vibrianto

BANGGAI, SultimNews.info- Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia akan menggelar sidang pengucapan putusan sela untuk perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada Banggai, Selasa besok (16/2) pukul 13.00 WIB.

Di hari dan jam yang sama, Mahkamah Konstitusi juga akan membacakan putusan untuk PHP Pilkada Poso dan Toli-toli.

Berbeda dengan sidang sebelumnya, sidang pengucapan putusan sela oleh Majelis Hakim MK tersebut, tidak akan dilaksanakan secara langsung, melainkan secara daring. Artinya tidak ada satupun pihak, baik pemohon, termohon maupun pihak terkait, yang dipersilahkan hadir dalam ruang sidang. Mereka cukup hadir melalui ruang virtual.

Terhadap perkara yang dinyatakan lanjut berdasarkan hasil sidang putusan sela tersebut, maka berikutnya akan digelar sidang pembuktian. Pada tahap ini, para pihak dapat menambahkan alat bukti, baik yang tertulis maupun menghadirkan saksi dan ahli.

Sekadar diketahui, di Sulawesi Tengah terdapat tujuh daerah yang mengajukan PHP ke MK RI. Ketujuh daerah itu yakni Kabupaten Banggai, Sigi, Poso, Toli-toli, Morowali Utara, Tojo Una-una dan Kota Palu.

Dari tujuh daerah itu, hanya lima daerah yang telah dijadwalkan untuk sidang pengucapan putusan sela, yakni Kabupaten Banggai, Sigi, Poso, Toli-toli dan Kota Palu. Sementara Kabupaten Morowali Utara dan Tojo Una-una belum terjadwal.

Kapolres Imbau Jaga Kedamaian

pasca-pengucapan putusan sela gugatan Pilkada Banggai, masyarakat dan tim pasangan calon (paslon) diimbau tetap menjaga kedamaian di Kabupaten Banggai.

Kapolres Banggai, AKBP Satria Adrie Vibrianto, menyatakan, gugatan di MK adalah bagian dari proses demokrasi. Dan apapun hasilnya harus diterima dengan legawa karena sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasca-putusan sela di MK nanti, dia tidak menginginkan adanya euforia berlebihan. Apalagi sampai konvoi dan menggelar pesta yang menimbulkan keramaian. Sebab, selain berpotensi memicu gesekan yang mengganggu kamtibmas, juga rawan penyebaran Covid-19.

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat tetap menjaga stabilitas dan kondusifitas kamtibmas yang tetap aman, teduh dan damai demi kebaikan kita bersama,” imbau Satria, malam tadi. (and/awi)