Tiga Dosen FKIP Untika Luwuk Lolos PDP

Dekan FKIP Untika Luwuk, Dr Suhartini Salingkat. [Foto: Kaleb Sayo/SultimNews.info]

SultimNews, BANGGAI-Sebanyak tiga dosen Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Tompotika (Untika) Luwuk lolos dalam pengusulan Penelitian Dosen Pemula (PDP) Kementerian Riset Dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Ketiga dosen ini adalah Nurlaela dengan judul proposal Analisis Code-mixing dalam Percakapan Masyarakat Kota Luwuk Kabupaten Banggai di Masa Pandemi COVID-19. Lalu, Rendi Hadian Angriawan Tamagola dengan judul Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Pendekatan Saintifik Menggunakan 4D Model Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear Satu Variabel di SMK Negeri 1 Luwuk.

Dan yang terakhir Syahrianti M.Nawir dengan judul Pengaruh Pujian dan Respon Pujian Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Kader Wahdah Islamiyah Banggai (Analisis Sosio-Pragmatik).

Dekan FKIP Untika Luwuk, Dr Suhartini Salingkat menyatakan, keberhasilan tiga dosen tersebut menjadi bukti nyata terkait kualitas para dosen FKIP di bidang penelitian. Sebab, pada tiap tahunnya FKIP selalu mengirimkan proposal PDP dan selalu ada yang lolos. “Ini membuktikan kualitas kita tak perlu diragukan lagi,” jelasnya, Kamis (18/2).

Ia berharap semoga tahun-tahun akan datang skema penelitian yang diusulkan bisa naik ke level, yakni penelitian terapan yang dana penelitiannya sangat besar. “Harapannya juga capaian ini bisa berdampak kepada perguruan tinggi. Seperti peningkatan jumlah mahasiswa baru,” tandasnya.

Sementara itu, setelah dinyatakakan lolos, Untika Luwuk akan segera menindak lanjutinya. Pertama, pimpinan Untika akan menandatangani kontrak penelitian di LLdikti dan pencairan dana. Lalu, dosen penerima PDP akan melaksanakan kontrak penelitian antara universitas dengan dosen dan sekaligus penyerahan dana. Selanjutnya, dosen pemenang PDP akan melaksanakan penelitian sesui jadwal penelitian yang ada di proposal.

“Namun sebelum penandatangan kontrak, para pemenang dan PDP diwajibkan memperbaiki proposal sesuai saran reviewer. Dan merubah RAB sesuai besaran dana penelitian yang disetujui dan kemudian diunggah di simlibtabmas,” tandasnya. (leb)