Lewati Jalan Siuna-Bualemo, Warga: Orang Sakit Tambah Sakit

RUSAK PARAH: Kondisi rusak jalan Siuna-Bualemo rusak parah. Masyarakat sangat membutuhkan perhatian pemerintah dan legislatif. (Foto: Anto Yasin)

“Orang sakit bisa tambah parah sakitnya akibat jalan yang tidak nyaman dilewati. Sudah beberapa warga yang sakit dan di tengah perjalanan meninggal akibat lambat pertolongan karena kondisi jalan yang rusak,” Hadi Kundi, warga Bualemo

BANGGAI, SultimNews.info— Masyarakat Kecamatan Bualemo merasakan kerusakan jalan Siuna-Bualemo sudah berpuluh-puluh tahun. Namun, pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi, serta anggota DPRD terkesan cuek.

Amatan wartawan Harian Luwuk Post (INN Group), Sabtu (13/2) lalu, pengendara yang melewati ruas jalan provinsi itu sangat ekstra hati-hati. Sebab rawan kecelakaan.

Jalan berlubang terjadi dari penghujung desa Siuna, Kecamatan Pagimana hingga memasuki kecamatan Bualemo. Apalagi di musim penghujan seperti ini, genangan air di mana-mana.

Seorang warga Bualemo, Hadi Kundi mengungkapkan, sejak tahun 1986 tinggal di Desa Mayayap, dia sudah merasakan kerusakan jalan tersebut. Beberapa kali pemilihan presiden, gubernur, bupati maupun anggota legislatif, masyarakat sudah mengusulkan untuk perbaikan. Begitupun saat Musrenbang. Namun usulan itu belum juga direalisasi.

“Rusaknya sudah cukup lama sekali. Coba liat dan rasakan bagaimana perjalanan ke desa kami ini, desa Mayayap, sudah rusak. Banyak lubang di kiri kanan jalan, rusak melulu,” tutur Hadi.

Lanjut dia, bila ada warga yang sakit dan dirujuk ke RSUD Luwuk harus berpikir dua kali. Selain kondisi jalan yang rusak, mobil ambulans tidak bisa ngebut sehingga membutuhkan waktu lama untuk bisa sampai di Luwuk.

“Orang sakit bisa tambah parah sakitnya akibat jalan yang tidak nyaman dilewati. Sudah beberapa warga yang sakit dan di tengah perjalanan meninggal akibat lambat pertolongan karena kondisi jalan yang rusak,” bebernya.

“Masyarakat Bualemo berharap kepada bupati dan anggota DPRD agar peduli dan berusaha untuk bisa memperbaiki jalan yang rusak, kasihan masyarakat yang lewat sudah sangat menderita,” harapnya.

Ruas jalan Siuna-Bualemo

Bukan hanya masyarakat, aparat pemerintah juga ikut menderita saat melewati ruas jalan Siuna-Bualemo yang rusak parah. Salah satunya Camat Bualemo Irfan Milang.

Menjalankan tugas Negara di Bualemo, Irfan tetap bersyukur meski harus diperhadapkan dengan kondisi infrastruktur yang memperihatinkan.

“Menjalankan tugas di kecamatan Bualemo tetap ikhlas dan istiqomah. Satu kali makan tujuh kali muntah karena kondisi jalannya saat ini,” ujar Irfan , Minggu (21/2).

Dia menjelaskan, pihaknya bersama para kepala desa (kades) se kecamatan Bualemo telah berupaya melaporkan langsung ke pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pada 2020 lalu. Bahkan, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola telah menandatangani usulan perbaikan tersebut.

Kata dia, pihaknya juga bersama OPD terkait sudah memeriksa dan mengukur langsung ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan, mulai dari desa Siuna, Kecamatan Pagimana hingga pusat kota kecamatan Bualemo sepanjang 72.4 kilometer.

Sebelumnya kata dia, pemerintah daerah bersama DPRD Banggai sudah berupaya semaksimal mungkin agar jalan itu segera diperbaiki. “Mudah mudahan, kita berdoa saja tahun 2021 ini, bisa terealisasi keinginan seluruh masyarakat kecamatan Bualemo agar jalan sepanjang 72.4 KM diperbaiki,” harapnya. (anto)