Usut Tuntas Kasus Pembubaran Forum LK2 HMI Cabang Polman

Ketua Bidang PTKP HMI Luwuk Banggai, Henda Dg Tiro. [Foto: Istimewa]

SultimNews, BANGGAI– Aksi pembubaran kegiatan pembukaan Intermediate Training LK2 HMI Cabang Polman, 20 Februari 2021 lalu menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak berharap dugaan pembubaran yang dilakukan oleh oknum kader PMII Cabang Polman itu harus diusut tuntas. HMI Cabang Luwuk Banggai ikut menyuarakan harapan tersebut.

Ketua Bidang PTKP HMI Luwuk Banggai, Henda Dg Tiro menyatakan, pembubaran kegiatan yang bertempat di Kampus Universitas Al Syariah Mandar (UNASMAN) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat itu mengakibatkan kerusakan terhadap sejumlah fasilitas.

Bahkan, tak hanya itu, atribut pembukaan intermidiate training berupa baliho juga ikut dirusak yang di dalamnya terdapat logo Himpunan Mahasiswa Islam. “Tentunya tindakan ini sama halnya mencederai organisasi. Sebab ruang perkaderan adalah ruang yang sakral. Maka tak ada satu manusia pun yang coba merusaknya bahkan setan sekalipun,” ungkap Hendra Dj Tiro, Senin (22/2/2021).

Menurut Hendra, yang seharusnya terjadi pada lingkup mahasiswa pertarungan gagasan yang dikedepankan. Bukan pertarungan otot.
Maka dari itu, secara kelembagaan, HMI Cabang Luwuk Banggai mengutuk secara tegas tindakan premanisme. Dan meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Polda Sulbar untuk mengusut tuntas dan menangkap pelaku penyerangan tersebut.

“Jika kemudian memang benar pelaku adalah kader PMII Cabang Polman maka PMII harus memberikan sanksi yang tegas secara kelembagaan peda pelaku, dan permintaan maaf secara kelembagaan demi terjaganya keharmonisan berorganisasi,” tutupnya. (*/leb)