Aliansi “MAHABARATA” Bakti Sosial di Desa Botubarani

Foto bersama mahasiswa Banggai dan Tojo Una-una setelah melaksanakan kegiatan bakti sosial Minggu (28/03). Foto (Istimewa).

SultimNews, BANGGAI-Aliansi Mahasiswa Banggai Bersaudara, Tojo Una-una (MAHABARATA) merupakan organisasi kedaerahan yang bertempat di Provinsi Gorontalo. Sebanyak, empat organisasi yang bernaung di MAHABARATA, yakni Keluarga Pelajar mahasiswa Indonesia Banggai kepulauan (KPMI Bangkep), Keluarga Mahasiswa Indonesia Banggai Laut (KMI Balut), Ikatan Mahasiswa Indonesia Kabupaten Banggai (IMI KB), dan Ikatan pelajar mahasiswa Indonesia Tojo una-una (IPMI TU).

Belum lama ini, keempat organisasi ini bekerja sama dengan Pemdes, Dispar, DLH, Dinsos, dan DPDK Kabupaten Bonebolango untuk melaksanakan bakti sosial, yakni pungut sampah, sosialisasi, peninggalan papan edukasi dan tempat sampah, dan penanaman bibit pohon di Desa Botubarani.

Ketua Umum KPMI Bangkep, Aswir Pesak menyatakan, dengan adanya aliansi ini bisa menambah wawasan dan pengalaman dalam menjalankan tugas selaku mahasiswa. Ia berharap, mahasiswa bisa saling mengenal satu sama lain. Dan terus menjalankan silahturahmi sehingga bisa berkelanjutan.

“Kita bisa mengenal budaya dan karakter daerah masing-masing,” katanya.

Ketua umum KMI-BALUT Aprianto Adrin, menambahkan, dengan lahirnya aliansi tersebut, diharapkan bisa menjadi langkah maju dalam membangun relasi dalam kehidupan sosial. Karena aliansi tersebut, akan terus berkelanjutan. Dan terus menerus melahirkan gagasan-gagasan yang dapat membantu dalam mewujutkan cita-cita bangsa.

Tak mau ketinggalan, Ketua Umum Paguyuban IMIKB Sintiya Adeningsih Tone juga memberikan statement-nya. Katanya,  dengan terbentuknya MAHABARATA itu, akan melahirkan pemikiran-pemikiran yang besar untuk membangun, serta menumbuhkan jiwa kemanusiaan, dalam hal ini pelestarian Alam dan lingkungan Hidup.

“Tanpa kita sadari pula dan yang harus kita garis bawahi dalam kegiatan Aliansi Mahasiswa Paguyuban yang terbentuk ini adalah hasil dari anak rantau Sulawesi Tengah  yang mencoba menghimbau kepada masyarakat tepatnya di Desa untuk melestarikan lingkungan hidup dengan hati yang besar demi kenyamanan serta berlangsungnya kehidupan, baik itu daratan maupun lautan yang pada dasarnya harus kita jaga bersama,” jelasnya.

Ketua Umum IPMI-TU Idhar lakoro, kegiatan bakti sosial ini sebagai bntuk pengabdian terhadap masyarakat. Seperti yang tertuang di Tridrama Perguruan Tinggi poin ke tiga yaitu pengabdian terhadap masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, dan menyadarkan masyrakat yang berada di pantai. Semoga dengan kegiatan itu akan menjadi perhatian semua pihak. Termasuk pemerintah daerah dari masing-masing wilayah.

“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kontribusi kita untuk daerah tercinta karena selalu menggaungkan nama baik daerah Kabupaten masing-masing,” katanya. (ajy)