Sikapi Peristiwa Bom di Makassar, MPH Sinode GKLB: Jemaat Tak Perlu Takut, Namun Waspada

Ketua MPH Sinode, Pdt Moses Hataa S.Th M.Pd.

BANGGAI, SultimNews.Info– Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode, Gereja Kristen di Luwuk Banggai (GKLB) menyikapi peristimewa peledakan Bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) lalu.

Sikap MPH tersebut diambil, setelah pihaknya mengikuti pertemuan bersama antara unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai, Tokoh Masyarakat, dan perwakilan gereja di Kota Luwuk, Selasa (30/3).

Ketua MPH Sinode, Pdt Moses Hataa S.Th M.Pd dalam rilis yang diterima redaksi SultimNews, mengatakan, atas peristiwa tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya warga jemaat gereja tidak perlu takut. Sebab, hingga saat ini Kabupaten Banggai masih tergolong aman.

“Tidak perlu takut. Namun, tetap waspada,” jelasnya, Rabu (31/3).

Dosen STAK Luwuk Banggai ini menyatakan, saat ini pihak TNI-Polri akan terus melaksanakan operasi dan penjagaan di gereja-gereja, dalam rangka perayaan Jumat Agung dan Paskah. Selain itu, Ia juga meminta, masing-masing jemaat untuk mengutus dua orang pemuda, agar berkolaborasi dengan pemuda muslim untuk membantu  penjagaan di rumah-rumah ibadah.

“Penjagaan ini juga dilakukan di bulan Ramadhan,” tandasnya.

Tak hanya itu, para jemaat juga diimbau untuk tidak membawa tas ketika ke gereja. Cukup Alkitab dan HP. Hal ini dilakukan, sambung Pdt Moses untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Demikian juga, ketika ada kelompok orang, dan gerak geriknya mencurigakan, segera menghubungi Kasat Intel Polres Banggai.

“Nomornya 0852-7580-2534 an. Agung,” pungkasnya. (leb)