KPPN Luwuk Gelar Sosialisasi Petunjuk Teknis Penilaian IKPA 2021

FOTO BERSAMA: Kepala KPPN Luwuk Abu Said Maha bersama penerima penghargaan nilai IKPA terbaik Triwulan IV Tahun 2020 Satker Lingkup KPPN Luwuk, Rabu (31/3). [Foto: Istimewa]

BANGGAI, SultimNews.Info-Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Luwuk sukses menyelenggarakan sosialisasi secara virtual melalui media ZOOM (daring) terkait petunjuk teknis penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2021, Rabu (31/3). Itu terkait Rencana Penarikan Dana (RPD) tahun 2021 dan manajemen rekening virtual kepada Satker Lingkup Wilayah pembayaran KPPN Luwuk.

Selain mengundang satuan kerja melalui daring, juga mengundang enam satuan kerja terbaik peraih nilai IKPA tertinggi sesuai penilaian IKPA Triwulan IV Tahun 2020 yaitu Polres Banggai, Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk dan Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai untuk kategori pagu di atas Rp 3 miliar dan Pengadilan Negeri Luwuk, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bangkep kategori pagu sampai dengan Rp 3 miliar.

Adapun sosialisasi tersebut bertujuan agar seluruh satker pada tahun anggaran 2021 ini dapat mengetahui target pencapaian IKPA yang harus dipenuhi sesuai petunjuk Perdirjen Perbendaharaan tersebut. Hampir seluruh satuan kerja lingkup KPPN Luwuk menghadiri kegiatan sosialisasi tersebut baik secara virtual maupun secara langsung di ruang aula KPPN Luwuk.

Kepala KPPN Luwuk, Abu Said Maha, dalam sambutannya menyampaikan bahwa IKPA adalah indikator yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja kementerian negara atau lembaga yang meliputi Kesesuaian perencanaan terhadap pelaksanaan, efektifitas, efisiensi pelaksanaan anggaran, serta kepatuhan terhadap regulasi.

Kepala KPPN Luwuk meminta dukungan seluruh mitra kerja karena pada tahun 2021. KPPN Luwuk ditetapkan sebagai salah satu unit kerja yang mengikuti penilaian unit kerja yang berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Sebelumnya pada tahun 2019 KPPN Luwuk berhasil mendapatkan predikat unit kerja Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Pada acara tersebut Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker KPPN Luwuk Akbar menyampaikan nilai IKPA KPPN Luwuk sebagai Kuasa BUN di daerah periode 2018 sampai dengan 2020, serta realisasi belanja lingkup KPPN Luwuk. Hingga Maret 2021 realisasi belanja pegawai senilai Rp 53.985.823.535 (22,93 persen), belanja barang Rp 8.495.505.859 (20,34 persen), belanja modal Rp3.985.950.660 (9,67 persen) dan Belanja Transfer Rp 37.866.291.680 (5,37 persen).
Khusus belanja transfer, telah disalurkan dana desa untuk penangan Covid-19 dengan rincian, Kabupaten Banggai Rp 18.735.394.800, Banggai Kepulauan Rp 9.129.195.920 . Banggai Laut Rp 4.570.312.960,- serta, penyaluran tahap I tahun 2021 sebesar Rp 5.431.388.000,-.

Selanjutnya acara sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh PTPN KPPN Luwuk, Fatir Lagalima, Andre Palohon serta Staf seksi Bank Indah Purnama Sari. Mereka menyampaikan petunjuk teknis penilaian IKPA tahun 2021, rencana penarikan dana, tahun 2021, dan manajemen rekening virtual pada Satker KPPN. Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada enam satker yang meraih nilai IKPA tertinggi periode triwulan IV tahun 2020.

Keseluruhan kegiatan sosialisasi berlangsung sangat komunikatif, ditutup dengan sesi diskusi tanya jawab tentang materi yang telah disampaikan. Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi tersebut, kualitas pelaksanaan IKPA satuan kerja pada tahun anggaran 2021, sehingga pada akhirnya akan membantu pergerakan ekonomi daerah serta terwujud tata kelola keuangan dan peningkatan layanan kepada masyarakat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. (gom)