Perayaan Hari Raya Idul Fitri, Pemuda Jole: Lupakan Perbedaan dan Mari Merajuk Silaturahmi

Pemuda Jole. [Foto:Istimewa]

LUWUK, SultimNews- Perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021 diharapkan menjadi wadah untuk merajuk silaturahmi antara sesama umat manusia.

Harapan ini datang dari salah seorang Pemuda Kelurahan Jole, Bayu Laumarang. Pemuda yang berpofesi sebagai pengacara ini mengatakan, tidak ada pemberian dan perilaku yang paling mulia pada momen Hari Raya Idul Fitri. Selain meminta maaf dan memaafkan.

“Kalau jarak tak mampu berjabat tangan, setidaknya kata masih bisa terucap. Yang tulus hati memohon maaf dan meminta maaf,” jelas alumni Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai ini, Rabu (12/05/2021).

Kepada seluruh umat muslim, Ia mengajak untuk melupakan perbedaan. Dan mari merajuk silaturahmi yang lebih baik lagi. Sebab, kehidupan selalu bergerak maju. Bukan mundur.

“Sekali lagi, Selamat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah, Taqabballahu Minna Wa Minkum, Minal Aiddin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya mewakili Pemuda Jole.

Dilansir dari Kompas.com, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1442 Hijriaj/2021 Masehi jatuh pada Kamis (13/5/2021).

Hal tersebut diputuskan berdasarkan sidang isbat di Kemenag yang dilakukan secara daring dan luring, Selasa (11/5/2021). (leb)