Pendataan SDGs Desa Luksagu Dekati Tahap Verifikasi

Pendataan SDGs Desa Luksagu : Penyerahan atribut SDGs dan pendataan pertama bersma pendamping desa di Balai Pelatihan Desa Luksagu, Kamis (29/4). [FOTO : ISTIMEWA]

SALAKAN, SultimNews- Pelaksanaan pendataan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau SDGs Desa Luksagu, Kecamatan Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) telah mendekati tahapan verifikasi.

Menurut Kepala Desa setempat, Suriadi Asapa, pendataan yang dilaksanakan Pokja Relawan Pendata Desa baru dimulai pada akhir April lalu. Tapi karena tingginya intensitas kerja anggota pokja, sehingga progres perolehan datanya sudah hampir mencapai tahap verifikasi.

“Pendataan SDGs kita sudah hampir selesai. Karena saya lihat teman-teman pokja konsisten melakukan pendataan hampir setiap hari,” kata Suriadi ke media ini, Minggu (24/5).

Diperkirakan dia, masih sekitar lebih dari 10 persen data yang tersebar di semua dusun. Dan itu harus dikumpulkan pokja relawan desa sebelum tahapan verifikasi dilakukan. Jika saja pokja dapat mempertahankan intensitas kerja, kata dia, maka dia yakin pendataan akan tuntas sebelum tanggal 31 Mei.

Di tahap verifikasi nanti, dia berharap, pokja relawan desa tidak menemukan banyak permasalahan pendataan, seperti ketidak sesuaian data dengan kondisi riil di lapangan. Sebab pendataan yang dilakukan, kata dia, sudah sesuai dengan SOP SDGs yang telah ditetapkan.

Terkait soal akurasi pendataan, pada kegiatan penyerahan dan pendataan pertama SDGs kamis (29/4) lalu, dirinya telah menekankan ke seluruh pendata agar tidak merekayasa data. Sebab hal itu akan berdampak pada program pembangunan di desa nantinya.

“Iya, karena pendataan SDGs itu bentuk implementasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa berbasis data. Jadi, saya bilang kalau yang bersangkutan sedang tidak berada di rumah jangan sampai datanya dikiri-kira hanya untuk mempercepat proses pendataan,” ujarnya.

Dia menambahkan, Pokja Relawan SDGs Desa Luksagu melibatkan seluruh perwakilan lembaga yang ada di desa, mulai dari perangkat desa, ketua dusun, ketua RT, dan PKK. tersebar di enam dusun dan 16 rukun tetangga.

Olehnya itu dia berharap, pokja tetap semangat, teliti, dan fokus dalam menjalankan tugas pendataan di sisa waktu yang tinggal seminggu lebih.

“Karena baik buruknya Desa Luksagu kedepan itu sangat bergantung pada kualitas data SDGs yang kita kumpulkan hari ini,” tukas dia. (Rif)