SMKN 1 Luwuk Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 5 Miliar

LUDES TERBAKAR: Kondisi bangunan SMKN 1 Luwuk yang ludes terbakar, Senin (24/5). [Foto: Taufik Basri/Luwuk Post]

LUWUK, SultimNews- Kebakaran kembali terjadi di Kota Luwuk, Senin (24/5) pukul 11.00 Wita. Kali ini, si jago merah beraksi di SMK Negeri 1 Luwuk, Kelurahan Keraton, Kecamatan Luwuk. Sekolah kejuruan yang memiliki kapasitas 1.000 orang itu ludes terbakar.

Menurut keterangan para staf dan guru yang mengetahui pertama kali kebakaran tersebut, api berasal dari ruang kelas dan perpustakaan.

“Kobaran api pertama kali terlihat dari arah selatan di lantai 2 area gedung belakang sekolah antara ruang kelas dan perpustakaan,” jelas Maria salah seorang guru SMKN 1 Luwuk, kemarin.

Maria menuturkan, kobaran api secara cepat merambat ke ruangan-ruangan lainnya.

“Saya hanya bisa menyelamatkan arsip dan alat elektronik seadanya,” ujarnya singkat.

Kepala SMKN 1 Luwuk, Hasdin Molomba mengatakan, penyebab kebakaran ini diduga karena terjadi korsleting listrik.

Sementara itu, Kepala Operasional dan Penyelamatan, Pemadaan Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banggai, Arwin menyebutkan, pihaknya mendapat laporan kebakaran itu sekitar pukul 11.00 Wita dan langsung mengerahkan 4 Unit mobil pemadam dan 2 mobil Suply.

“Selain armada dari Damkar, kami juga mendapatkan bantuan dari PDAM, PMI, BPPD, Satpol PP, TNI serta mobil water canon milik kepolisian,” jelasnya.

Arwin juga menuturkan, upaya pemadaman sempat terkendala karena hembusan angin yang membuat kobaran api cukup sulit ditaklukan, dan juga karena kerumunan masa yang menghalangi jalur mobil Damkar.

“pemadaman untung pihak kami dibantu oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Karaton (Aparat kepolisian dan TNI),” tandasnya.

Asissten II, Alfian Djibran pada saat meninjau kejadian di lapangan menyayangkan musibah kebakaran beruntun yang terjadi dalam bulan Mei.

“Kebakaran ini musibah, diharapkan dan diimbau kepada Masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,”ujarnya.

Kasubbag Humas Polres Banggai Iptu Harydi mengaku, berdasarkan hasil keterangan dari Kepala Sekolah SMKN 1 Luwuk, Hasdin Molomban, titik api terlihat berasal dari plafon ruangan kelas 10 MPC.

Lanjutnya, pada jam 11.15 Wita, 4 Unit mobil Pemadam, 1 Unit Mobil PNBP (Penyuplai Air) dan 1 Unit Mobil Water Canon Polres Banggai, tiba di TKP dan melakukan pemadaman Api. Dalam melakukan pemadaman pihak Damkar di bantu TNI, Polri dan masyarakat, sangat kesulitan di karenakan tiupan angin yang cukup kencang.

“Sehingga api dengan cepat membesar dan membakar hampir ke seluruh bangunan sekolah,” terangnya.

Berkat kerjasama semua pihak dalam memadamkan, pada jam 13.00 Wita, api berhasil dipadamkan. Adapun yang ludes terbakar sekira 60 ruangan kelas beserta barang inventaris sekolah seperti, komputer, Laptop dan lainnya. Kesemuanya ikut dan hangus terbakar.

Tidak hanya itu, ruangan Kepala Sekolah dan seluruh ruangan Dewan Guru, Staf dan Tata usaha juga ikut terbakar. Untungnya, dalam peristiwa kebakaran tidak terdapat korban jiwa.

“Kerugian materil senilai lima milyar Rupiah,” ungkapnya.

Dalam proses pemadaman api, AWC Polres Banggai dikerahkan bantu Padamkan Api. Polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian, dan sudah melakukan police line. (tr-05/leb/gom)