E-Commerce Bantu Pelaku Usaha Dalam Memasarkan Produk

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, saat kegiatan Pelatihan E-Commerce yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Kabupaten Banggai di ballrom Hotel Santika Luwuk, Kamis (21/10). [Foto: Istimewa]

LUWUK, LUWUK POST-Bupati Banggai Amirudin Tamoreka mengatakan, Koperasi dan UKM sebagai pelaku ekonomi rakyat, yang diharapkan mampu sebagai motor penggerak pertumbuhan sector riil. Kemajuan teknologi informasi khususnya, internet telah memberikan kemudahan bagi masyarakat baik dalam bidang sosial maupun bisnis.

“E-Commerce (perdagangan melalui internet) merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan bisnis dan juga promosi”, tututnya dalam kegiatan Pelatihan E-Commerce yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Kabupaten Banggai di ballrom Hotel Santika Luwuk, Kamis (21/10).

Pada kesempatan yang sama Bupati Banggai menyampaikan kegiatan seperti ini merupakan salah satu penjabaran dari visi dan misi pemerintah Kabupaten Banggai.

“Yaitu visi terwujudnya Banggai maju, mandiri dan sejahtra berbasis kearifan lokal, visi dimaksud diterapkan dalam enam misi pembangunan dan salah satu misi tersebut” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan terkait dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan ini, berada pada misi ke II Pemda Banggai.

“Yaitu menciptakan kemandirian ekonomi ang produktif dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi” akunya.

Bupati juga berharap, agar para pelaku usaha siap kerja dalam mengelola koperasi dan mengembangkan UKM. “Usaha kecil dan menengah diharapkan mampu mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, masyarakat koperasi dan ukm yang memiliki dedikasi, kompeten, disiplin, ulet, cerdas dan handal serta siap kerja dalam mengelola koperasi dan mengembangkan UKM” terangnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ernaini Mustatim mengatakan, tujuan dari pelatihan ini untuk memberikan solusi, ide membangun dan mengembangkan perekonomian masyarakat khususnya bagi Pelaku Usaha Mikro yang usahanya terdampak Covid-19. “Mengenalkan peluang usaha yang dapat dilakukan dengan mudah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai penghubung antara penjual dan pembeli” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, hasil yang diharapkan dalam pelatihan ini adalah agar Pelaku Usaha Mikro dapat menerapkan e-commerce terhadap penjualan produk agar konsumen dapat lebih mudah mendapat informasi yang diperlukan secara online.
“Sehingga diharapkan dapat meningkatkan omzet penjualan atau keuntungan bagi para pelaku usaha” jelas Ernaini. (gom)