BPN Jangan Hanya Kejar Target. Sekab: Banyak Kasus Sangketa Lahan Yang Berlarut

LUWUK, LUWUK POST-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai, Abdullah meminta kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangai, agar dalam implementasinya di masyarkat, jangan hanya target yang dikejar, tetapi desain awal RT/RW dari instansi terkait juga menjadi acuan agar bagaimana dampak dari tanah yang telah disertifikasi menjadi bermanfaat bagi masyarakat. “Berkaitan dengan luas, supaya tidak berja ulang-ulang, kemudian reformasi agraria ini bertujuan membantu masyarakat sehinga jangan kita cuma kerja target contoh tahun ini,” tuturnya saat
membawakan sambutan Bupati Banggai, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) gugus tugas reforma agraria, yang dilaksanakan di Hotel Swiss Belinn Luwuk, Jumat (5/11).

Menurutnya, dengan permasalahan dan sangketa pertanahan yang dihadapi, tentunya perlu penanganan dan penyelesaian secara komprehensif. Karena banyak kasus sangketa maupun perkara pertanahan, dan sudah banyak yang berlarut-larut dan menyita waktu kita. “Harapnya tentu dengan terdaftarnya seluruh bidang tanah melalui PTSL, dapat mencegah terjadinya sangketa dikemudian hari,” terangnya.

Sekab berharap, penerapan layanan dapat terintegrasi kedalam “online single submission”, yang sudah dimulai
untuk layanan izin lokasi. Pertimbangan teknis pertanahan, informasi rencana detil tata ruang dan pengaturan zonasi. “Dan kedepan, kita berharap agar semua jenis layanan dapat dilaksanakan secara elektronik, apa yang
sudah ada saat ini harus terus ditingkakan, baik dari segi kualitas layanan, juga dengan melakukan terobosan dan inovasi-inovasi,” pungkasnya. (gom)