Buat Event, Pengunjung Jangan Dibuat Kapok

MINTA BERBENAH: Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, dalam Workshop Event, yang dilaksanakan di Hotel Estrella Luwuk, Selasa (9/11). [Foto: Istimewa]

LUWUK, LUWUK POST-Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, meminta kepada Dinas Pariwisata Provinsi, agar dalam melaksanakan event di Kabupaten, harus menyesuaikan dengan kondisi di daerah tersebut, seingga bisa menarik masyarakat, baik dari dalam, maupun luar kota untuk datang.
Ia pun berharap, masyarakat sekitar yang menjadi tempat pelaksanaan event juga meski diberikan pemahaman, seperti cara menyambut tamu, dan lainnya. Agar bisa menyamai dengan daerah pariwisata yang sudah maju, seperti di Bali, Djogja dan juga Jawa Timur. “Sudah lima bulan saya keliling di Kabupaten Banggai, saya lihat banyak hal menarik serta destinasi wisatanya sangat baik,” tuturnya dalam Workshop Event, yang dilaksanakan di Hotel Estrella Luwuk, Selasa (9/11).
Namun menurutnya, tanpa dukungan dari masyarakat, pelaksanaan event bisa saja hanya sia-sia, karena pengunjung disajikan dengan fasilitas yang serba mahal. “Kadang sudah dibuat, besoknya pengunjung kapok karena tidak di dukung masyarakat, misalnya sewa mobil yang mahal, dmikian juga dengan pedagang, jadi saya minta dinas-dinas bisa benahi yang begini,” ungkapnya.
Bupati mengaku, mengapa pariwisata di luar negeri lebih maju dari Indonesia. Itu karena sudah dibenahi dengan baik, meski menurutnya wisata di Indonesia itu jauh lebih indah. Sehingganya perlu pemikiran yang baik dalam melaksanakan event-event agar menarik masyarakt berkunjung.
Kadis Pariwisata Sulteng, Drs I Nyoman Sriadijaya mengaku, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sedang bekerja keras untuk menata kembali seluruh sektor pariwisata yang terdampak bencara gempa dan bencana covid-19.

“Event berperan sebagai atraksi, sebagai alat promosi, dan sekaligus sebagai alat evaluasi kesiapan kita dalam hal kesiapan aksesibilitas, saranan prasarana dan atraksi wisata yang mendukung,” pungkasnya. (gom)