Kembali Guncang Luwuk, Masyarakat Jangan Terpengaruh Isu

Data BMKG ShakeMap yang menunjukan lokasi gempat yang terjadi pada Rabu (16/11). [Foto: Istimewa]

LUWUK, LUWUK POST-Kejadian dan parameter gempabumi, yang terjadi Rabu (16/11) sekira pukul 11:42 wita, di wilayah Luwuk, merupakan gempa tektonik.
Berdasarkan hasil analisa BMKG menunjukkan, informasi gempabumi ini berkekuatan M 4,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.13 LS, 122.85 BT, atau tepatnya berlokasi di Laut pada jarak 80 km BaratDaya BONEBOLANGO-GORONTALO, pada kedalaman 151 km. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman
hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku,” tutur Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya.
Ia mengaku, dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Luwuk II-III MMI. Getaran juga dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung ikut bergoyang. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
“Hingga pukul 12:10 WITA, hasil monitoring BMKG
menunjukkan bahwa tidak ada kejadian gempabumi susulan (aftershock),” terangnya.
Tony berharap kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kemudian tetap menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. “Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” pungkasnya.
(gom)