Bisnis Ikan Pupuh, Potensi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Banggai Bersaudara

IKAN PUPUH : para pekerja ikan sedang mengolah ikan pupuh yang berasal dari Kabupaten Banggai Laut, pada Jumat malam, 22 April 2022. [Foto: Aswar Poibara/ Harian Luwuk Post]

LUWUK, LUWUK POST– Tiga kabupaten Banggai bersaudara yakni, Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut termasuk daerah yang memiliki kekayaan laut melimpah khususnya ikan.

Tak jarang dari masyarakat memanfaatkan potensi tersebut dengan mengolah berbagai macam hasil menjadi olahan bernilai ekonomis.

Seperti yang terlihat pada Jumat malam, 22 April 2022. Di pelabuhan rotan Kabupaten Banggai (Kota Luwuk, red) Ratusan ikan yang berasal dari Banggai Laut telah diolah menjadi ikan asap atau lebih dikenal sebagai ikan pupuh.

Makanan khas daerah tersebut, kerap menjadi pilihan makanan hingga olahan menu favorit bagi masyarakat Banggai. Tak hanya itu, bahkan ikan pupuh itu banyak dikirim ke luar daerah seperti Provinsi Gorontalo hingga Manado.

Salah seorang pemilik usaha ikan pupuh, Wanto mengatakan, ikan pupuh tersebut sering dikirim saat satu bulan sekali, pengiriman juga dilakukan berdasarkan permintaan dan tergantung pada cuaca alam selama setahun.

“Jenis ikan roa biasanya dari bangkurung kwalitas banyak yang mencarinya dari cara membakar sangat beda dengan jenis ikan yang lain seperti cakalang,”katanya, Jumat (22/4)

Pengolahan itu, tambah Wanto, sangat membutuhkan orang yang memiliki ahli dalam melakukan pengolahan, tentunya, hal itu dilakukan lantaran ikan roa memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan ikan lain.

“Tak heran ikan roa tersebut sering dan banyak permintaan,”imbuhnya.

Wanto berkata, melihat banyak potensi terhadap hasil alam dapat dimanfaatkan khususnya pada potensi laut, dirinya berharap agar pemerintah turut memberikan perhatian kepada nelayan sebagai bentuk peningkatan ekonomi saat ini. (tr-10)