Terlibat Lakalantas, Kadus Tiga Desa Bunga Meninggal Dunia

Para kerabat dan warga Dusun Tiga Bunga Tua saat menunggu kedatangan jasad almarhum AM(44) yang terlibat lakalantas, Sabtu (14/5) di Desa Bunga Kecamatan Luwuk Utara, [Foto : Aswar Poibara/Harian Luwuk Post]

LUWUK, LUWUK POST — Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Kecamatan Luwuk Utara pada Sabtu (14/5) tepatnya pertigaan Masjid Al Ikhlas di ruas jalan Desa Bunga Kecamatan Luwuk Utara.

Kecelakaan melibatkan kendaraan motor Nmax kontra motor mio.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, salah seorang warga Desa Bunga Bobin mengungkapkan bahwa pada sekitar pukul 11.00 Wita dari arah Desa Biak motor NMax King melaju dengan kencang dan saat yang bersamaan AM (44) Kepala Dusun Tiga Desa Bunga yang mengendarai motor mio keluar dari pertigaan menuju ke arah berlawanan.

“Diduga karena melaju dengan kecepatan tinggi, pengendara NMax king kaget dan tidak dapat lagi mengendalikan motor sehingga menabrak motor mio yang dikendarai AM (44),” beber Bobin.

Akibat kecelakaan tersebut, lanjutnya, pengendara motor NMax King terlempar masuk ke saluran drainase sedang AM (44) pengendara motor mio terkapar di TKP.

Kedua korban kecelakaan sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Luwuk, akan tetapi
pengendara motor mio, AM (44) yang berprofesi sebagai Kepala Dusun (Kadus) Tiga Desa Bunga telah meninggal dunia pada pukul 20.45 Wita karena mengalami pendarahan serius.

Seorang kerabat dekat, Tahar yang di temui di rumah duka mengatakan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, almarhum telah janjian pergi ke kebun bersamanya, untuk mempersiapkannya, AM pamit mau mengambil mesin potong rumput di rumah saudaranya yang tak jauh dari rumah.

“Selama hidupnya almarhum AM (44) yang pehobi mancing ini adalah sosok pribadi yang baik dan humoris serta senantiasa aktif dengan kegiatan desa,” tandasnya. (tr-10)