Jasa Medik Diduga Belum Dibayarkan, RSUD Trikora Umumkan Penghentian Pelayanan

Sultimnews.info, Salakan – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trikora Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) secara mengejutkan mengumumkan penghentian pelayanan, via media sosial.

Penghentian layanan yang terhitung mulai Senin tanggal 26 September 2019 hingga batas waktu yang belum ditentukan itu, diduga lantaran upah jasa medik sejak 2019 belum dibayarkan Pemerintah Daerah hingga kini.

“Assalamualaikum dan selamat sore.. di informasikan untuk sementara pelayanan dirumah sakit trikora di hentikan terhitung mulai hari ini tgl 26/09/2022 pukul 15.00 sampai dengan waktu yang belum ditentukan,” demikian pengumuman yang beredar via media sosial warga Bangkep.

Tak sampai disitu, lewat edaran itu pula pihak RSUD Trikora berharap, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan agar bisa langsung rujuk ke rumah sakit Luwuk, Kabupaten Banggai.

Dugaan belum dibayarkannya jasa medik sebagai pemicu penghentian pelayanan kesehatan di RSUD Trikora, dikuatkan dengan audiensi yang dilakukan tenaga kesehatan Rumah Sakit tersebut di DPRD, dua pekan lalu.

Dalam audiensi itu, nakes Rumah Sakit Trikora menuntut pengambil kebijakan di daerah untuk segera melunasi hutang jasa medik pemerintah daerah yang mulai tercatat sejak tahun 2019 hingga saat ini.

Akan tetapi, nakes kemudian melonggarkan tuntutannya agar pemerintah daerah membayar hutang tahun sebelumnya terlebih dahulu senilai Rp 9,1 Miliar, jika anggaran yang tersedia belum memadai.

Bukan itu saja, pada pengumuman penghentian tersebut, pihak RSUD Trikora menggunakan tagline (Jargon) ‘Save Jasmed RST’ dan ‘Komite Medik’. Hal itu cukup kuat membuktikan bahwa penghentian pelayanan kesehatan di RSUD Trikora sebagai buntut dari soal belum dilunasinya hutang jasa medik.

Pj. Bupati Bangkep, Ihsan Basir yang dihubungi awak media ini via pesan WhatsApp, Senin (26/8) belum membuka pesan tersebut hingga berita ini ditayangkan. (Rif)