Panen Hadiah Simpedes, BRI Kanca Luwuk Umumkan Pemenang Suzuki All New Ertiga

Pejabat Sementara CBM (PJS Pinca) BRI Kanca Luwuk, Jhon Denis Tumimomor saat memberikan sambutan dalam kegiatan undian Panen Hadiah Simpedes, pada Sabtu, 12 November 2022. [ Dokumentasi/SultimNews]

SultimNews. id – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Luwuk mengumumkan pemenang satu unit Suzuki All New Ertiga GL A-T, yakni Rohim, dalam undian ‘Panen Hadiah Simpedes’ periode 1 Maret – 31 Agustus 2022, yang dilaksanakan di Hotel Swiss-Belinn Luwuk, Sabtu, 12 November 2022.

Nama Rohim muncul dalam mesin pengundian digital yang digunakan untuk menentukan pemenang, beliau juga merupakan salah satu nasabah binaan dari BRI unit Simpong.

Tak hanya Rohim, puluhan nasabah Simpedes dari seluruh unit kerja dalam wilayah kerja BRI Kanca Luwuk juga ikut mendapatkan hadiah istimewa yakni motor, Lemari Es dan juga Televisi (TV).

Proses pengundian pemenang Suzuki All New Ertiga tampak layar digital. [Dokumentasi/SultimNews]
Pejabat Sementara CBM (PJS Pinca)  BRI Kanca Luwuk,  Jhon Denis Tumimomor mengatakan, sebagai bentuk apresiasi, dirinya turut mengucapan terimakasih kepada nasabah-nasabah yang telah banyak menyimpan simpanannya melalui BRI.

“Maka diharapkan pula agar kedepannya bisa lebih meningkatkan lagi, sehingga posisi bank kita bisa meningkat untuk kemajuan Kabupaten Banggai, Balut dan Bangkep,” ujar Jhon, dalam sambutannya mewakili Kepala BRI Kanca Luwuk.

Lebih lanjut, dalam kesempatan itu, beliau juga sedikit memapaparkan tentang background BRI. bahwa BRI sendiri merupakan suatu lembaga intern negeri atau disebut bisnis jasa.

Proses penyerahan kunci mobil kepada nasabah pemenang undian Suzuki All New Ertiga secara simbolis.

Dimana  bank itu yang menghimpun dana dari masyarakat dan kemudian menyalurkan dalam bentuk kredit.

Saat ini, kata dia,untuk kredit micro itu di angka satu triliun enam ratus empat belas miliar, sementara jumlah simpanan yang ada di BRI kanca Luwuk baru sekitar delapan ratus lima puluh enam miliar.

“Hal ini, menandakan bahwa jumlah pinjaman lebih besar dari simpanan, sehingga kekurangan yang kami salurkan melalui pinjaman itu terpaksa harus meminjam ke kantor pusat,”bebernya.

[Dokumentasi/SultimNews. id]
Sebab jika tidak disalurkan dalam bentuk kredit, sambung dia, berarti kegiatan-kegiatan ekonomi yang sifatnya produktif itu tidak akan berjalan.

Ia menyebutkan, berkaitan dengan undian ini, tentunya sifatnya akan dilakukan dengan cara terbuka, olehnya  itu tak ada yang namanya  rekayasa.

“Pasalnya, para saksi-saksi yang hadir saat ini juga akan ikut serta untuk mengawasi dalam bentuk prosesnya, terlebih semua dalam ke adaan tersegel, ”ucapnya.

Sebagai informasi, setelah dilakukannya pengundian, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara yang dilakukan oleh para saksi. (dat)