Anggota KPU Banggai periode 2018-2023 Demisioner hari ini, yang baru belum juga diumumkan

Ilustrasi kantor KPU RI

LUWUK, LUWUK POST – Setelah melaksanakan proses rekuitmen yang panjang, Pemilihan Anggota KPU di sejumlah Kabupaten, khususnya 10 kabupaten/kota di Propinsi Sulawesi Tengah termasuk Kabupaten Banggai belum juga di umumkan.
Padahal seyogyanya setelah mengikuti Fit and Propper Test atau uji kelayakan dan kepatutan pada 30 Juni 2023 yang menjadi rangkaian akhir dari seluruh rangkaian rekruitman calon anggota KPU Kabupaten/kota Propinsi Sulteng akan segera diumumkan.
Hanya saja dalam pengumuman Calon Anggota KPU Kabupaten/kota Periode 2023-2028 yang dikeluarkan oleh KPU RI tertanggal 26 Juni dan ditanda tangani oleh Ketua KPU, Hasyim As’ari dengan nomor : 63/SDM.12 PU/04/2023 tidak memuat nama-nama Calon Anggota KPU Kabupaten/kota di Propinsi Sulawesi Tengah.
Adapun 10 kabupaten/kota di Propinsi Sulteng itu yakni, Kota Palu, Kabupaten Poso, Kabupaten Tojo Una-una, Kabupaten Buol, Kabupaten Toli-toli, Kabupaten Morowali, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut.
Sedang untuk 3 Kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Mautong belum melaksanakan rekruitman, dikarenakan akhir masa jabatan KPU Kabupatennya tidak bersamaan dengan 10 kabupaten yang telah melakukan rekruitman.
Entah apa alasan di balik keputusan KPU Pusat yang sampai pada Rabu (12/7/2023), belum juga mengumumkan Calon Anggota KPU Kabupaten/kota Periode 2023-2028 di sejumlah kabupaten/kota Propinsi Sulteng, yang jika merunut aturan Undang-undang nomor 7 tahun 2017, telah memasuki Akhir Masa Jabatan (demisioner) pada hari ini, Kamis (13/7/2023).
Redaksi Harian Luwuk Post telah melayangkan permintaan klarifikasi terkait hal tersebut kepada salah satu anggota KPU Propinsi Sulawesi Tengah, Divisi Teknis Christian Adiputra.
Melalui pesan whatsapp, Cristian menyebutkan bahwa hal itu menjadi kewenangan KPU RI.
“Terkait itu, kami pun belum menerima, karena merupakan kewenangan KPU RI. Kami (KPU Prov Sulteng) hanya di mandatkan untuk melakukan Fit and Propper Test atau uji kelayakan dan kepatutan,” pungkasnya.
Menjawab pertanyaan selanjutnya, apakah kepemimpinan komisioner atau tanggung jawab tahapan pemilu yang ada di sejumlah KPU kabupaten/kota termasuk Kabupaten Banggai akan diambil alih satu tingkat diatas, yaitu KPU provinsi Sulawesi Tengah, mengingat masa jabatan KPU kabupaten/kota telah demisioner. Cristian hanya menjawab dengan singkat bahwa hal itu masih menunggu arahan dari KPU pusat. (RED)