Banggai Bersaudara berpotensi Hujan Petir disertai angin kencang

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca pada sejumlah daerah di Propinsi Sulawesi Tengah dalam dua hari kedepan. [Sumber : BMKG Sulteng]

SULTIMNEWS.INFO – Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai intensitas hujan lebat kepada sejumlah wilayah di Propinsi Sulawesi Tengah.
Melalui halaman resminya (https://www.bmkg.go.id/), BMKG mengingatkan potensi intensitas curah hujan tinggi dan disertai petir dalam dua hari kedepan, Jumat-Sabtu (14-15/7/2023).
“Berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang pada siang dan malam hari di wilayah Kota Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morut, Banggai, Banggai Kepulauan serta Banggai Laut,” isi pengumuman BMKG seperti lansir Luwuk Post pada Jumat (24/7/2023).
Berikut sejumlah tips BMKG untuk mengantisipasi Cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang di prediksi terjadi dalam dua hari kedepan.
Waspada potensi bencana hidrometeorologi //
Bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang disebabkan karena faktor cuaca. Hal yang biasa terjadi adalah banjir, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan berada di daerah rawan bencana hidrometeorologi.
Menghindari aktivitas di tempat yang rawan //
Tempat yang rawan misalnya seperti di bawah pohon, baliho, dan sebagainya yang rentan roboh akibat tiupan angin kencang. Jadi hindari untuk beraktivitas, baik berteduh ataupun memarkirkan kendaraan di bawah tempat yang rawan tersebut.
Tidak berteduh di bawah pohon //
Tidak berteduh di bawah pohon ini tidak dianjutkan bila terjadi hujan disertai angin kencang. Pohon tidak disarankan untuk jadi tempat berteduh apalagi pohon yang besar atau rindang, karena pohon tersebut rentan tumbang.
Menjaga kebersihan //
Jagalah kebersihan baik kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan. Pastikan jangan ada air menggenang, sampah menumpuk, serta air selokan harus mengalir dan bebas dari sampah. Hal tersebut perlu dilakukan supaya terhindar dari bencana hidrometeorologi. (*/Mjd)