OPENING__Jual Elpiji di Atas HET . Pertamina Sanksi Tegas Agen Yang Melanggar Aturan

Ilustrasi

LUWUK, SULTIMNEWS- Staf Humas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Romi Bahtiar mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi tegas terhadap agen Elpiji 3 kilogram yang kedepatan melanggar aturan dalam pendistribusian.

Tindakan berupa sanksi tegas itu berkaitan dengan adanya sejumlah laporan yang masuk, terkait kenaikan harga eceran tertinggi (HET), serta kelangkaan gas elpiji subsidi.

Hingga persoalan pemotongan gas elpiji subsidi pada setiap pangkalan yang tidak diwajibkan untuk mengambil tabung gas non subsidi.

Dikatakan Staf Humas Pertamina itu, bahwa pihaknya telah melakukan mediasi terhadap sejumlah agen, agar tidak ada lagi pemotongan sesuai aturan yang berlaku.

“Mediasi ini pun telah disetuji oleh para agen,”kata Romi, melalui sambungan telephon, pada Senin (7/8).

Meskipun begitu, tegas Romi, jika masih kedepatan atau ditemukan fraud, pihaknya tak tanggung-tanggung untuk memberikan sanksi secara tegas, sesuai aturan kontrak yang berlaku.

“Seperti sanksi teguran, sanksi administratif serta sanksi pemotongan kuota hingga pemutusan hubungan usaha,”tandasnya.

Romi berkata, sebagai bentunk upaya mengantisipasi hal tersebut, Pertamina akan melakukan monitoring harga sampai ditingkat agen dan pangkalan.

Dalam pengawasan pula, kata dia, pihaknya pun membutuhkan bantuan dari pemerintah daerah dalam hal ini tim terpadu, untuk melakukan pengawasan terhadap pedagang eceran.

“Untuk harga di pedagang eceran diperlukan tim pengawasan terpadu dari pihak Pemda dan Aparat Penegak Hukum untuk mengawasi dan menindak tegas oknum yang menjual LPG 3 kg di luar HET,”tandasnya. (tr-10)