Tingkatkan Kualitas Pendidikan, SMAN 1 Luwuk Teken MoU Bersama Yayasan Babasal Mombasa

Momen penandatanganan MoU antar Yayasan Babasal Mombasa dan SMA Negeri 1 Luwuk dalam Pengembangan Literasi saat kegiatan FSB, Jumat (9/9) [Foto : Istimewa]

SultimNews.info – Dalam rangka  pengembangan Literasi dunia pendidikan, SMAN 1 Luwuk bersama Yayasan Babasal Mombasa  melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Teken MoU atau Penandatanganan itu dilakukan langsung oleh Ketua Yayasan Babasal Mombasa, Ama Gaspar  dan Kepala SMAN 1 Luwuk, Drs. Ardi, pada Jumat (9/9).

Hal ini dikatakan merupakan hari  bersejarah, apalagi momen tersebut berlangsung di tengah kegiatan Narasi ke tujuh Festival Sastra Banggai 2023, yang mengangkat tema ” Mendedah Cuaca, Memperpanjang Usia Bumi”.

Diketahui, Yayasan Babasal Mombasa merupakan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan dan literasi.

Sedangkan SMAN 1 Luwuk sendiri, adalah salah satu sekolah unggul yang berada di Kabupaten Banggai.

Dengan begitu, kedua belah pihak tersebut, melakukan penandatanganan   MoU, sebagai bentuk kerjasama untuk pengembangan Literasi sekolah.

Dikatakan, bahwa MoU ini merupakan hasil dari dialog dan diskusi antara kedua pihak yang telah berlangsung sejak awal tahun 2023.

Ketua Yayasan Babasal Mombasa, Ama Gaspar, mengatakan kerjasama ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan visi yayasan, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi di Kabupaten Banggai.

Penulis ternama Reda Gaudiamo saat memberikan motivasi kepada siswa siswi SMAN 1 Luwuk, Jumat (8/9)

“Kami berharap dengan adanya kerjasama ini, dapat memberikan kontribusi positif bagi SMAN 1 Luwuk khususnya, dan Kabupaten Banggai umumnya dalam hal pengembangan literasi. Kami juga berharap kerjasama ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain yang memiliki misi serupa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMAN 1 Luwuk, Drs. Ardi sangat mengapresiasi atas inisiatif hingga dukungan yang diberikan Yayasan Babasal Mombasa.

“Kami sangat bersyukur Yayasan Babasal Mombasa telah memilih SMAN 1 Luwuk sebagai mitra kerjasama dalam pengembangan literasi, kemudian, dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi di sekolah kami, hingga berkomitmen untuk menjalin kerjasama yang berkelanjutan bersama Yayasan Babasal Mombasa,” katanya.

Drs.Ardi berharap, adanya MoU pula,  dapat menjadi momentum bagi pengembangan literasi di Kabupaten Banggai, sebagaimana daerah yang memiliki  potensi besar dalam bidang sastra dan budaya.

“Semoga dapat tercipta generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berprestasi sebagaimana tag line salah satu sekolah penggerak di Kabupaten Banggai ini,”pungkasnya.

Adapun Teken MoU yang dilakukan kedua pihak terdapat beberapa poin penting, diantaranya :

Yayasan Babasal Mombasa akan memberikan bantuan berupa buku-buku bacaan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan pengembangan minat baca siswa.

SMA Negeri 1 Luwuk akan menyediakan ruang perpustakaan yang nyaman dan memadai bagi siswa dan guru untuk mengakses buku-buku bacaan dan sumber belajar lainnya.

Yayasan Babasal Mombasa dan SMA Negeri 1 Luwuk akan bersama-sama menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi, dan berbagi informasi, pengalaman, dan saran tentang pengembangan literasi di sekolah dan masyarakat. (*/dat)