Bangun Kesadaran Hukum Melalui Program Jaga Desa

Kajari Banggai Bersama Bupati Banggai Menandatangani Kesepahaman Sadar Hukum, Senin (9/10) [Foto : Istimewa]

SultimNews.info – Kepala Kejaksaan Negeri Banggai, R. Wisnu Bagus Wicaksono bersama Bupati Banggai Ir.Amirudin Tamoreka menandatangani kesepahaman bersama.

Penandatangan ini dilakukan sebagai bentuk kerjasama, dalam rangka optimalisasi membangun kesadaran hukum penyelenggara Pemerintahan Desa dan masyarakat melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Penandatanganan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP)  Kabupaten Banggai, pada Senin (9/10).

Kajari Banggai, R. Wisnu Bagus Wicaksono, menyampaikan kegiatan ini merupakan implementasi Instruksi Jaksa Agung RI Nomor : 5 Tahun 2023 tentang Optimalisasi peran Kejaksaan RI dalam membangun Kesadaran Hukum Masyarakat Desa melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

“Kegiatan serupa juga berlaku di seluruh Kejaksaan Negeri maupun Kacabjari tanpa terkecuali,” kata dia.

Ini merupakan salah satu upaya Preventif dalam rangka mitigasi resiko hukum di kemudian hari dalam penanganan laporan pengaduan terkait dengan dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan desa.

Sehingganya akan mengedepankan pencegahan sebagai perwujudan asas ultimum remedium atau pemidanaan sebagai upaya terakhir yang perlu dicatat.

“Jangan karena sudah ada Kesepahaman, Kepala Desa jadi merasa aman dan asal-asalan dalam pengelolaan Dana Desa, fokus dalam pengelolaan dana karena akan dipertanggungjawabkan,”tandasnya.

Bupati Banggai, Ir.Amirudin turut memberikan apresiasi terhadap Kejaksaan Negeri Banggai yang telah menginisiasi dilaksanakannya penandatanganan bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai bersama dengan Kejaksaan Negeri Banggai.

Sebagaiman dikatakan sebelumnya tentang optimalisasi dalam membangun kesadaran hukum penyelenggara Pemerintah Desa dan masyarakat melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

“Kita berharap program ini dapat terselenggara dengan baik,”bebernya.

Menurutnya Bupati, masih banyak masyarakat yang melaporkan Kepala Desanya.

“Dan hari ini saya mengingatkan semoga hal ini tidak terjadi lagi dan persoalan-persoalan yang menyangkut Kepala Desa beserta perangkatnya dapat berkurang bahkan tidak ada lagi di wilayah Kabupaten Banggai,”sebutnya.

Disamping itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Banggai, OPD terkait, Camat dan juga seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Banggai. (*/dat)