Pentingnya alat pelindung diri (APD) untuk mencegah trauma mata akibat corpus alienum mata.

ILUSTRASI

Masalah kesehatan mata yang diakibatkan oleh adanya benda asing yang masuk mengenai mata atau dalam dunia medis dikenal dengan corpus alienum mata merupakan salah satu masalah kesehatan mata yang kurang diperhatikan oleh masyarakat. Masyarakat memiliki riwayat gangguan kesehatan mata yang sebagian besar disebabkan oleh penyakit akibat kerja.

Pengetahuan yang rendah dapat berdampak buruk bagi kesehatan mata, seperti upaya yang dilakukan ketika terjadi corpus alienum yaitu terbiasa menggosok mata sehingga kebiasaan tersebut menyebabkan iritasi mata. Selain iritasi mata, keluhan yang dirasakan jika benda asing masuk ke mata yaitu mata merah, penglihatan kabur, mata berair, kelopak mata membengkak, dan rasa nyeri di mata. Keluhan yang dirasakan dapat berlangsung selama 6 sampai 12 jam, dan cenderung hilang dalam waktu 48 jam. Kejadian tersebut jika terjadi berulang kali dapat mengakibatkan kelumpuhan penglihatan atau penurunan penglihatan bahkan kebutaan.

Pada umumnya faktor lain yang mempengaruhi adalah kelalaian dan tidak ada persiapan sebelum bekerja. Kedisiplinan pemakaian alat pelindung diri (APD) mata yang rendah, tidak melakukan prosedur kerja dengan baik dan pengetahuan yang rendah dapat meningkatkan resiko terjadinya masalah kesehatan mata di tempat kerja.

Mata merupakan organ tubuh dengan stuktur bulat berisi cairan dan terdiri dari tiga lapisan dari luar kedalam yakni sklera/kornea, koroid/badan siliaris, dan iris/retina. Pada mata terdapat sistem perlindungan yang baik seperti reflex memejam ataupun mengedip, rongga orbita, kelopak mata, dan jaringan lemak retrobulbar dimana hal ini digunakan untuk melindungi mata dari trauma luar.

Corpus alienum itu sendiri sering mengenai sklera, kornea, dan konjungtiva. Dari masing- masing bagian tersebut dapat mengakibatkan komplikasi yang berbeda pula. Meskipun kebanyakan bersifat ringan, beberapa cedera bisa berakibat serius. Apabila suatu corpus alienum masuk ke dalam bola mata maka dapat terjadi reaksi infeksi yang hebat serta timbul kerusakan dari isi bola mata. Oleh karena itu, perlu cepat mengenali benda tersebut dan menentukan lokasinya didalam bola mata untuk kemudian mengeluarkannya.

Trauma mata meliputi 55 juta kasus di seluruh dunia, dimana 1,6 juta kasus trauma mata mengalami kebutaan. Sehingga sangat penting untuk mencegah corpus alienum pada mata. Kejadian masuknya benda asing pada mata dapat dicegah dengan APD salah satunya dengan menggunakan kacamata yang sesuai. Kacamata yang sesuai penting digunakan terutama dalam aktifitas yang berisiko tinggi (pengelasan, pengeboran, memalu, penggilingan).  Selain penyebab umum ini, penyebab yang tidak terduga juga dapat terjadi, seperti terkena puing-puing benda asing ketika mengemudi atau berjalan. Sangat penting untuk segera memeriksakan mata ke dokter ketika suatu benda asing masuk ke mata untuk segera di keluarkan agar dapat mencegah terjadinya iritasi mata, penurunan penglihatan bahkan kebutaan.

 

 

 

Biografi :

Nama Lengkap dr. Feby Bantoyot , biasa disapa dr. Feby. Saat ini bekerja di Puskesmas Bonebobakal, buka Praktek Mandiri di Apotek Gracio Desa Eteng Masama.