Upaya Koordinasi PUPR, Pemkab Banggai Terima DAK dan DBH 24 Miliar

Triansyah Putra, Fungsional perencanaan Dinas PUPR Banggai

LUWUK, SULTIMNEWS – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam melakukan koordinasi kepada pemerintah pusat patut diacungi jempol.

Berkat peran Bambang EKa bersama jajarannya, Kabupaten Banggai kecipratan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit senilai total 24 miliar untuk tahun 2024. DAK senilai 17 miliar dan DBH Sawit sebesar 7 miliar diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur dan sejumlah prasarana di Kabupaten Banggai.
Untuk itu Bupati Amirudin telah memerintahkan Dinas PUPR untuk segera menuntaskan permasalahan pembangunan infrastruktur dan prasarana.
Dinas PUPR ditugaskan untuk menyelesaikan permasalahan perbaikan sarana jalan dalam kota, selanjutnya perbaikan infrastruktur air bersih di beberapa wilayah termasuk Kecamatan Luwuk, Luwuk Selatan dan Luwuk Timur, demi ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Bupati Amirudin juga memberikan arahan dalam inventarisasi pembangunan infrastruktur pembangunan irigasi di sejumlah area pertanian dimaksudkan sebagai bagian upaya menjaga inflasi, dimana dengan adanya irigasi dapat menjaga stabilitas panen.
“Saat ini kami dalam tahap inventarisasi untuk mendata perbaikan apa saja yang menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan tahun 2024,” kata Triansyah Putra, Fungsional perencanaan Dinas PUPR Banggai, Selasa (31/10/2023).
Dengan alokasi DAK dan DBH Sawit ini, diharapkan berbagai permasalahan infrastruktur serta program prioritas nasional di Kabupaten Banggai dapat segera ditangani sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Selain itu, Triansyah juga menambahkan bahwa untuk pembangunan Tahun 2024, sebagaimana yang telah disebutkan juga terdapat pembangunan prioritas dari Bupati Banggai.
“Dengan APBD 2024 yang diproyeksikan mencapai 3 Triliun, Dinas PUPR dipercayakan penuh untuk segera menuntaskan realisasi pembangunan infrastruktur, baik program prioritas maupun yang sementara di inventarisir,” tandasnya. (*/Asw)