LAKA TUNGGAL MENABRAK POHON, WARGA TANGKIANG MENINGGAL

Personel Lantas Polres Banggai saat emlakukan olah TKP Kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang IRT warga Desa Tangkiang, Rabu (6/12/2023). [HUMAS POLRES BANGGAI]

LUWUK, SULTIMNEWS – Nahas seorang ibu rumah tangga (IRT) mengalami kecelakaan tunggal hingga meninggal dunia.
Peristiwa itu bermula saat korban ZP (25), bersama rekannya NT (28), dan seorang anak kecil berumur 3 tahun berboncengan mengendarai kendaraan roda dua jenis Yamaha Mio Sporty.
Ketiganya berasal dari Desa Tangkiang, Kecamatan Kintom dan hendak menuju Desa Indang Sari, Kecamatan Luwuk Timur.
Namun dalam perjalanan, ZP yang membawa motor itu tiba-tiba hilang kendali saat penurunan jalan dan mendapatkan tikungan tajam.
Alhasil, korban menabrak pohon besar hingga membuat keadaan mereka bersama-sama terhempas dari motornya.
Akibat dari kejadian itu, korban ZP meninggal dunia, sementara NT bersama anaknya berumur 3 tahun mengalami luka-luka.
Menurut Kasat Lantas Polres Banggai AKP I Made Bagus Aditya kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Rabu (6/12) pagi.
“Korban merupakan dua orang wanita dewasa dan satu anak-anak. Korban pun akhirnya dievakuasi oleh warga ke Puskesmas Honduhon, Luwuk Timur,” ujarnya.
Kata Kasat Lantas Polres Banggai bahwa korban yang meninggal dunia adalah ibu rumah tangga berinisial ZP, warga Desa Tangkian Kecamatan Kintom.
“Sementara NT (28) dan anak MA berusia 3 tahun, mengalami luka ringan yakni memar di jidat,” katanya.
AKP I Made Bagus Aditya mengatakan, kecelakaan tunggal berawal pada pukul 07.15 Wita, saat motor jenis Yamaha Mio Sporty warna biru DN 3899 CX yang ditumpangi tiga orang ini hendak pergi ke Desa Indang Sari dari Desa Tangkiang.
Di jalan tikungan menurun, pengendara hilang kendali kemudian keluar badan jalan hingga akhirnya menabrak pohon disebelah kanan.
Saat ini anggota Sat Lantas Polres Banggai telah melakukan olah TKP. Selanjutnya barang bukti di amankan di Kantor Unit Laka di Jalan MT. Haryono, Luwuk.
“Kerugian material ditaksir sebesar Rp 2 Juta,” pungkas Kasat. (*/dat)