BPJS Banggai Tingkatkan Kualitas Pelayanan

LUWUK, SULTIMNEWS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan kantor Cabang Luwuk menggelar pertemuan bersama seluruh PIC Prolanis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang ada di Kabupaten Banggai, bertempat di ruang Pertemuan Swiss Bell Hotel, pada Senin (04/12)

Pertemuan tersebut salah satu bentuk upaya peningkatan kualitas mutu layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nassional (JKN).

Kemudian, meningkatkan kualitas Pelayanan, Promotif dan Preventif di FKTP dan meningkatkan pemahaman yang sama antara PIC Program Prolanis pada FKTP se Kabupaten Banggai,

Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi, Mahendra Pandu Negara, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi anatara BPJS Kesehatan dengan PIC Program Prolanis yang ada di FKTP saat melakukan pelayanan kepada peserta Program Rujuk Balik (PRB).

Dirnya mengharapkan seluruh FKTP di Kabupaten Banggai dapat mengoptimalkan pelaksanaan pelayanan promotif preventif melalui kegiatan prolanis yang terdiri dari konsultasi kesehatan oleh dokter, pemeriksaan penunjang (gula darah dan kimia darah), edukasi dan senam prolanis serta pemantauan status kesehatan.

“Kami mengharapkan peran aktif dari seluruh FKTP di Kabupaten Banggai untuk aktif meningkatkan pelayanannya untuk membantu kesadaran dan kemauan hidup sehat bagi peserta Prolanis. Oleh karenanya FKTP wajib memberikan pelayanan khusus kepada peserta penderita penyakit kronis dan melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan setiap peserta Prolanis, “ ungkap Pandu.

Program Prolanis atau Pengelolaan Penyakit Kronis sendiri merupakan sistem pelayanan kesehatan dengan pendekatan proaktif terintegrasi, melibatkan Peserta, Fasilitas Kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta penyandang penyakit kronis, khususnya DM Tipe 2 dan Hipertensi untuk mencapai kualitas hidup yang optimal.

“kami mengharapkan setelah kegiatan ini seluruh PIC sudah memahami bagaimana agar kegiatan prolanis dapat diitngkatkan dan peserta prolanis dapat secara rutin berkunjung, diperiksa sehingga dapat terkendali untuk penyakit kronisnya, dengan demikian diharapkan peningkatan derajat kesehatan peserta dapat dicapai, “ ungkap Pandu.

Dalam kesemapatan ini, Pandu juga menekankan salah satu program Promotiv Preventif yaitu skrining riwayat kesehatan. Skrining riwayat kesehatan sendiri adalah pengisian tentang riwayat kesehatan diri sendiri, keluarga dan pola konsmsi makanan.

“skrining riwayat kesehatan ini sangat penting untuk mengetahui sedini mungkin risiko penyakit kronis dari peserta Program JKN, sehingga dapat dcegah sebelum terjadi penyakit. Untuk FKTP dapat mengakses skrining riwayat kesehatan melalui website BPJS Kesehatan dan apikasi PCare FKTP, “ kata pandu.

Salah satu PIC FKTP Jumraein mengapresiasi kegiatan ini, diirnya menganggap melalui kegiatan ini dapat lebih ditingkatkan lagi pemahaman kepada PIC di FKTP mengenai bagaimana seharusnya program Promotiv prefentif ini berjalan di FKTP.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali terutama bagi kami, PIC Prolanis di FKTP sehingga kami dapat mencapai target – Target yang ada. Juga semakin meningkatkan pengetahuan kami terkait dengan pelaksanaan promtif Preventif di puskesmas, jadi melalui kegiatan ini kami dapat bertukar pikiran dan berdiskusi terkait dengan pelaksanaan prolanis, “ ungkapnya. (*/asw)