SultimNews.info, BANGGAI— Puluhan petani plasma sawit PT. Sawindo Cemerlang yang tergabung dalam Front Rakyat Batui Lingkar Sawit melakukan aksi demonstrasi, Senin (11/1).
Aksi yang dilakukan di depan Kantor PT. Sawindo Cemerlang itu merupakan bentuk keresahan petani terhadap perusahaan yang belum merealisasikan hasil kesepakatan yang telah dibuat pada 31 Januari 2020 lalu.
“Padahal hasil kesepakatan beberapa bulan lalu, PT. Sawindo Cemerlang bersepakat untuk menyelesaikan semua permasalahan paling lambat akhir tahun 2020,” ungkap koordinator aksi, Hamdan Sina.
Dengan alas hak sertifikat dan SKPT. Puluhan petani plasma ini juga bersepakat untuk menolak semua bentuk kerja sama SPK/SPHu dan sistem tanggung renteng PT. Sawindo Cemerlang. Serta akan mengambil alih lahan dam mengelola sawit secara mandiri.
“Lahan yang dijadikan plasma sawit merupakan satu-satunya sandaran ekonomi kami. Sudah sebelas tahun kami menderita dari bentuk kerja sama PT. Sawindo Cemerlang. Hari ini kita akan mengambil apa yang menjadi hak kami,” tegas Ujar Suparman, petani asal Desa Ondo-ondolu, Kecamatan Batui.
Dari hasil rapat rapat Front Rakyat Batui Lingkar Sawit dan PT. Sawindo Cemerlang antara lain, PT. Sawindo cemerlang akan meneruskan pengajuan 51 petani terhadap penolakan SPK/SPHu dan sistem tanggung renteng. Serta petani plasma sawit juga akan melakukan pengelolaan lahan dan melakukan aktivitas di lahan masing-masing. (awi)






