SultimNews.info, BANGGAI– Sebuah kapal tongkang bermuatan nikel dikabarkan menabrak perahu nelayan yang tengah memancing di perairan Kecamatan Bunta, Rabu (10/2) malam sekira pukul 22.30 Wita.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, bahwa dua orang kakak beradik bernama Aslan dan Asrin tengah memancing di laut depan wilayah Kelurahan Bunta I bersama sejumlah nelayan setempat.
Saat tengah asik memancing tiba-tiba muncul kapal perusahaan nikel yang hendak keluar dari pelabuhan jeti untuk membawa nikel. Kapal tersebut dikabarkan menabrak perahu nelayan yang ditumpangi kakak beradik.
“Sekarang dua nelayan itu lagi di puskesmas,” ungkap sumber.
Terpisah, Kapolsek Bunta Iptu Nanang Afrioko, membenarkan adanya insiden laut yang terjadi malam ini. Hanya saja, Ia meluruskan bahwa kejadian itu bukan tabrakan antara kapal tongkang dan perahu nelayan.
“Jadi bukan ditabrak kapal. Tapi mereka melompat karena kaget melihat kapal mendekat,” terang Iptu Nanang saat dihubungi via telepon.
Nanang menjelaskan kedua kakak beradik bernama Aslan (42) dan Asrin (40) saat itu terkejut melihat kapal tongkang yang mendekat. Mereka panik, lalu melompat ke laut. Keduanya akhirnya ditolong nelayan yang juga tengah melaut.
“Kondisi keduanya sudah membaik. Saya baru cek kondisi kedua korban di puskesmas. Keduanya dalam kondisi baik,” tutupnya. (rdks)






