Pasar Jumat di Balantak Kembali Digiatkan

Sultimnews.info -

PASAR JUMAT: Pemca Balantak bersama dengan pendamping KPM Balantak, saat memantau kondisi pasar, Jumat
(1/10). [Foto: Istimewa]

LUWUK, LUWUK POST-Pasca mulai berangsurnya kasus Covid 19 di Kabupaten Banggai, Pemerintah Kecamatan (Pemcam)
Balantak mulai membangun pemulihan ekonomi rakyat, namun tetap dengan mengedepakan Protokol Kesehatan (Prokes).
Pemulihan ekonomi yang dimaksud yakni dengan menciptakan pasar rakyat Polabotian, yang menjual produksi
pertanian, dan kerajinan. “Polabotian yakni tempat berkumpul utk saling tolong menolong, atauidentik dengan
gotong royong, ini telah menjadi kebiasaan masyarakat Balantak sejak dahulu,” tutur Sekcam Balantak, Sapri
Amulia, Minggu (3/10)
Ia mengaku, adanya pasar yang pedagangnya dari 10 Desa dan 3 Kelurahan tersebut terselenggara dari hasil rapat
koordinasi seluru Kades, Lurah dan dihadiri Camat Balantak. Ini dibentuk bertujuan untuk mendorong percepatan
pemulihan ekonomi rakyat khususnya Kelompok Pemerima Manfaat (KPM) KPM Pogram Keluarga Harapan (PKH). “Kegiatan
ini bertujuan untuk mendorong kpm dapat berkreatif memulai dan mengembangkan usahanya,” terangnya.

Pendamping KPM Balantak, Syahbudin Darus menambahkan, target dibuatnya pasar Jumat adalah, KPM PKH disetiap Desa
Kelurahan untuk berpartisipasi membuat lapak sederhana untuk penjualan apa saja dari hasil bumi, kerajinan dan
kuliner. Kemudian masyarakat lainya juga bisa titip ditempat lapak PKH untuk pemasaranya. Sementara waktu
pelaksanaannya setiap hari Jumat. Jadi seminggu sekali sesuai tradisi yang ada. Tetapi boleh juga KPM lainya
bisa berjualan setiap harinya jika hasil panen atau stok jualan nya masi ada untuk dipasarkan. “Pemasaran hasil
kpm bisa bergantian stiap saat penjualan sesuai kesepakatan mereka siapa yang akan bertugas, satu lapak bisa
beberapa orang yang jaga bergantian,” ungkapnya.

Syahbudin menambahkan, pemerintah dan pihak terkait akan terus mengadakan pengawasan monitoring perkembangan
pemanfaatan lapak sementara waktu. Sampai pemerintah menetapkan lapak tersebut akan direlokasi paten ditempat
yang strategis. (gom)