Ini Pernyataan Sikap Pemuda Batui Jika Penambahan Dapil Terealisasi

Sultimnews.info -

BATUI, LUWUK LUWUK POST – Kerinduan masyarakat Batui sejak kurun waktu 15 Tahun untuk memiliki keterwakilan tokoh di Parlemen lalong (Sebutan popular DPRD Banggai) terobati dengan adanya harapan wacana penambahan dan pemisahan Dapil Batui.Dan jika terealisasi, maka masyarakat Batui akan menolak kehadiran Caleg yang bukan berasal dari wilayah tersebut.

Pernyataan penolakan itu disampaikan salah satu tokoh pemuda Tolando, Raswin Lumbian yang mengungkap bahwa, wacana pemecahan dapil itu sebagai peluang untuk memberikan kesempatan keterwakilan anak daerah, sehingganya perlunya menyatakan sikap untuk menolak Caleg dari luar daerah yang berani mencalonkan diri di wilayah Batui.

Di tempat terpisah, hal senada juga di suarakan salah warga Batui Selatan, Jambar yang mendukung pernyataan Tokoh Pemuda Tolando. Bahwa yang mencalonkan khusus untuk di wilayah Batui-Batui Selatan harus Caleg yang benar-benar berdomisili di Lingkungan wilayah Batui dan Batui Selatan.

Jambar berharap untuk menyambut realisasi penambahan Dapil Batui, masyarakat harus memberikan dukungan dan menyamakan persepsi dalam menyeleksi kriteria Caleg yang bisa menerima dan mengimplementasikan di Wilayah Dapil tersebut.

Ia pun mengutarakan penolakan ketika ada Caleg yang berdomisili di tempat lain untuk mencoba masuk Dapil wilayah Batui dan Batui Selatan.

Berbeda pendapat dengan kedua tokoh pemuda Batui, Salah satu Komisioner KPU Banggai, Alwin Palalo menegaskan bahwa kewenangan menentukan Caleg pada tiap dapil adalah Kewenangan Partai Politik. (tr-10)