SultimNews.info – Menjelang bulan suci Ramadan 1444 H, Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Khairan Inti Amanah (Khitah) Banggai melaksanakan program Qardhul Hasan.
Selain termasuk bank yang menjalankan dunia bisnis, namun BPRS Khitah yang bergerak dalam syariah turut pula membuka program islami.
Terlebih selama menjalani dan memasuki bulan suci Ramadan kali ini. Sedangkan program Qardhul Hasan sendiri dalam istilah bank syariah yaitu memberikan pinjaman dengan tanpa Margin atau bunga pinjaman.
Direktur Utama BPR Syariah Khitah, kepada awak media ini, Jumat 24 Maret 2023, saat ditemui di ruang kerjanya, Helmy Mohamad menjelaskan, bahwa dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, pihaknya turut melaksanakan berbagai program.
Salah satunya dengan program Qardhul Hasan, di mana, program tersebut menyasar para pelaku usaha mikro atau pedagang ta’jil di bulan suci Ramadan.
Disebutkannya, bahwa program Qardhul Hasan ini memberikan jalan serta peluang bagi masyarakat atau warga yang berkeinginan membuka usaha, namun belum memiliki modal sama sekali.
“Sehingganya lewat program Qardhul Hasan di bulan suci Ramadan ini, BPRS Khitah membuka peluang tersebut,” katanya.
Selain itu, sambung Helmy, Qardhul Hasan merupakan program perdana tahun ini, pihaknya pula menjalankan program tersebut di wilayah Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan.
Lebih lanjut, dalam prosesnya, pihak BPRS Khitah telah melakukan akad atau kesepakatan kepada 20 warga pelaku usaha mikro yang terpilih mendapat bantuan.

Menariknya, bantuan atau pinjaman yang diberikan akan dikembalikan sesuai pinjaman awal dan tanpa bunga atau Margin.
Terkait jangka waktu pengembalian, pelaku usaha mikro diberikan waktu hingga dua bulan kedepan.
Menurut Helmy, hal ini tentunya sangat membantu bagi pelaku usaha, terlebih mereka yang tidak memiliki modal sama sekali.
Di samping itu, BPRS Khitah turut menyediakan tempat usaha bagi masing-masing pelaku usaha takjil yang bertempat di pelataran Total Mart, Kelurahan Maahas.
“Iya, selain bantuan pinjaman, kami menyediakan tempat gratis dengan satu tenda atau stand besar untuk mereka yang berjualan takjil,” ucapnya.
Helmy menambahkan, selain program Qardhul Hasan selama Ramadan, pihaknya juga akan melaksanakan sejumlah program seperti bagi-bagi takjil.
Buka puasa bersama (Bukber) dengan para santri atau tahfiz Qur’an, kemudian bagi-bagi takjil kepada masyarakat serta bagi sembako kepada warga setempat dan memberikan bantuan air mineral (Aqua) terhadap masjid-masjid di kota Luwuk.
Helmy berharap, terkait dengan program dibulan suci Ramadan ini, semoga masih terus meluncurkan berbagai program seperti Qardhul Hasan sebab hal ini sangat membantu masyarakat.
“Dan saya berharap, program ini tidak berhenti namun akan terus berkelanjutan,” pungkasnya. (dat)






