SultimNews, BANGGAI-Intermediate Training LK II Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Latihan Khusus Korps HMI-Wati Priode 2020-2021 Tingkat Nasional sukses digelar. Kegiatan yang bertempat di Aula Hipmi Kabupaten Banggai secara resmi ditutup, Selasa malam (8/2/2021).
Ketua HMI Cabang Luwuk, Hakim Zamaun menyatakan, ucapan terimakasih kepeda seluruh pihak, kanda dan yunda serta bupati terpilih Ir. H. Amirudin Tamoreka yang telah turut membantu mensukseskan kegiatan, serta Laode Ingan Tarefu yang telah mensupport kegiatan dari awal hingga diakhir penutupan.
Hakim menjelaskan, dalam kegiatan Intermediate Training LK II Himpunan Mahasiswa Islam menghasilkan 25 perserta yang dinyatakan lulus dari 12 Cabang Se-Indonesia, diantaranya 1 orang Cabang Samarinda, 1 Orang dari Bandar Lampung, 2 Cabang Makassar, 4 orang dari Cabang Palopo, 2 dari Cabang bau-bau, 2 dari kendari, 1 dari cabang makassar timur, 3 dari cabang gorontalo, 2 dari cabang palu, 2 dari cabang pohuwato, 1 dari cabang sangatta dan selebihnya dari HMI Cabang Luwuk Banggai. Dengan nilai rata-rata 68,07 HMI Cabang Palu sabet predikat “Peserta Terbaik”.
Sementara untuk pelaksanaan Latihan Khusus Korps HMI-Wati sebanyak 12 orang dinyatakan lulus. Terdiri dari 8 Cabang Se-Indonesia, diantaranya 2 orang berasal dari cabang tondano, 1 orang berasal dari cabang makassar timur, 1 orang berasal dari cabang sangatta, 1 orang berasal dari cabang ternate, 1 orang berasal dari cabang palu, 1 orang berasal dari cabang gorontalo, 1 orang berasal dari cabang gowa raya dan selebihnya dari Cabang Luwuk Banggai. Nilai rata-rata 6,87 diraih oleh KOHATI Cabang Gowa Raya dengan predikat “Peserta Terbaik”.
Kelulusan peserta disampaikan langsung oleh Kordinator Master Of Training (MOT) LK II oleh kanda Taufik rahmat S.Pd dan Latihan Khusus Kohati oleh yunda Winda Septiana.
Menutup kegiatan, Hakim Zamaun menyampaikan kegiatan LK-II ini melahirkan rekomendasi dari materi Analisis Sosial (ansos) yang dibagi menjadi 3 aspek, yaitu aspek UMKM, aspek Parawisata, dan aspek Keagamaan. “Kami akan mendorong rekomendasi ini kepada pemerintah daerah agar bisa menjadi rujukan dalam proses pembangunan Kabupaten Banggai kedepannya,” tandasnya. (rdaksi/*)






