Pandemi Picu PHK, Lulusan Satuan Pendidikan Tak Semua Terserap

Sultimnews.info -

BANGGAI, SultimNews.Info-Pandemi Covid-19 turut memukul sektor ketenagakerjaan. Jumlah kelulusan setiap tahun yang terus bertambah dan lowongan yang minim menyumbang terus naiknya angka pengangguran.

Kepala Seksi Informasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banggai  Cristofel Satolom mengakui adanya pemutusan hubungan kerja terjadi  di masa pandemi. “Ada juga pekerja yang dirumahkan,” ungkapnya, Selasa (6/4).

Sebelumnya, hingga November 2020, Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai, Helena Padeatu mencatat, selama Pandemi Covid 19 mengakibatkan ratusan warga terpaksa menganggur. Itu sesuai dengan laporan yang masuk kepadanya. “Pekerja yang terpaksa menjadi pengangguran karena terdampak Covid-19 sebanyak 791 jiwa,” tuturnya, Kamis (26/11/2020).

Ia sedikit menjabarkan, sesuai data, angkatan kerja Kabupaten Banggai tahun 2020 sebanyak 200.140 orang, dan saat ini angka pengangguran pada tahun 2020 sebanyak 4.841 orang, atau 2.42 persen dari jumlah angkatan kerja.

Selain pandemi, menurut Cristofel pelajar dari satuan pendidikan yang baru saja menyelesaikan pendidikan turut  menyumbang angka pengangguran di daerah karena tak semuanya terserap perusahaan.

Meski begitu, pemerintah daerah, kata Cris, setiap tahun selalu memberikan pelatihan terhadap pencari kerja. “Kami masih menerima data berdasarkan individu yang membuat kartu putih atau A1,” jelasnya.

Cristofel juga mengakui, saat ini data ketenegakerjaan belum terkelola maksimal, karena masih dilakukan secara manual. “Data saat ini berdasarkan juga yang sudah melapor, kemudian yang sudah ditempatkan di perusahaan juga,” katanya. (tr-04/gom)