Cegah Penyaluran Gas Bersubsidi ke Daerah Lain, Kapolsek Pagimana Turun Langsung ke Pelabuhan

CEGAH: Polsek Pagimana saat melakukan pemeriksaan di kapal motor rute Pagimana-Tojo Una-una, Kamis (20/5/2021). [Foto: Anto Yasin/SultimNews]

PAGIMANA, SultimNews- Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Pagimana, terus melakukan upaya pencegahan penyaluran gas elpiji bersubsidi ke luar Kabupaten Banggai.

Pada Kamis (20/5/2021), Kapolsek Pagimana, AKP. Syukri Larau,SH, bersama jajarannya turun langsung ke Pelabuhan Rakyat Pagimana, untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal motor tujuan Pagimana-Kepulauan Tojo Una-Una.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan beberapa tabung gas milik warga untuk kebutuhan keluarga dan tidak ditemukan tabung gas berjumlah besar milik oknum tertentu.

Kapolsek Pagimana, AKP. Syukri Larau,SH, menyatakan, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan terhadap kapal motor tujuan Pagimana-Touna. Sebab, Kata Dia, ada laporan dugaan tabung gas elpiji 3 kg itu banyak yang disalurkan ke daerah lain, yakni Tojouna-Una.

“Ini sangat bertentangan dengan aturan yang ada. Akan mengurangi jumlah kuota untuk kecamatan Pagimana, apalagi disalah gunakan dengan penjualan harga tinggi melebihi HET,” jelasnya kepada awak media.

AKP. Syukri Larau,SH menjelaskan, harga tabung gas Elpiji 3 kg subsidi sudah ditentukan oleh pemerintah. Sehingga, pihaknya akan terus mengawasi agar tidak ada yang memanfaatkan untuk meraup keuntungan.

“Pihak nahkoda kapal sudah diingatkan agar jangan sampai melakukan hal yang bertentangan dengan hokum. Bila itu tidak diindahkan, maka kami akan memproses ke ranah hukum,” tegas Kapolsek.

Pantauan awak media, terdapat dua kapal motor dilakukan pemeriksaan hingga ke dalam palka kapal. (anto)