SultimNews, LUWUK– akultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB) terus berkomitmen melahirkan sumber daya manusia. Tahun ini, fakultas besutan Wahyudin Rahman tersebut kembali melahirkan 209 sarjana baru.
Ratusan sarjana ini berasal dari dua prodi, yakni Prodi Manajemen 130 orang Sarjana Manajemen (S.M) dan Prodi Akuntansi 79 orang Sarjana Akuntansi (S.Ak).
Dekan FEB UMLB Wahyudin Rahman, S.E., M.M menyatakan, sebagai pimpinan FEB, Ia mengucapkan selamat dan sukses kepada para sarjana baru. Mudah-mudahan dengan gelar ini, dapat memberikan manfaat bagi pribadi, keluarga, masyarakat hingga bangsa dan negara.
Dalam sambutan tersebut, Ia juga menyampaikan masukan dan saran kepada para sarjana itu. Melalui yudisium itu, maka mahasiswa telah merubah status menjadi seorang sarjana. “Ini bukan titik akhir, tapi titik awal perjuangan kalian. Saya berpesan, teruslah belajar untuk menambah ilmu pengetahuan,” katanya.
Sebab, jelas Dekan Muda ini, sumber ilmu pengetahuan bukan hanya didapat di bangku kuliah, tapi juga di tengah masyarakat. Terlebih hari ini, para alumni di hadapkan dengan era 4.0 dan era pandemi. Bahkan tidak lama lagi akan memasuki era 5.0. Era di mana dunia kerja semakin kompetitif, dan perlunya memiliki kemampuan.
“Kita harus mampu mandiri, memiliki jejaring dan memecahkan persoalan-persoalan. Sehingga saya mengajak kepada para sarjana baru ini, untuk tidak berhenti belajar. Karena kehidupan tidak akan berhenti memberikan pelajaran,” pesannya.
Dekan juga berpesan kepada lulusan sarjana strata satu ini agar tetap menjalin silaturahmi dengan baik dengan fakultas maupun kampus. Saran dan kontribusi sangat diharapkan untuk kemajuan fakultas kedepan.
“Semoga selama empat tahun di bangku kuliah ini bisa menjadi bekal yang bermanfaat bagi anda untuk bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Terima kasih kepada orangtua, dan keluarga besar kalian (lulusan) karena berkat dukungan hingga sampai pada yudisium,” katanya.
Sementara itu, Rektor UMLB yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMLB, Agung K Djibran menekankan, yudisium ini bukanlah akhir dari perjalanan. Tapi masih ada perjalanan beriktunya yaitu berkarya, berinovasi dan melanjutkan studi dan ketiga. “Saya ingatkan bahwa saat ini seperti disampaikan Pak Dekan bahwa dunia kerja sangat kompetitif. Olehnya, dalam menghadapi ini diperlukan kolaborasi dan adaptasi yang baik di dunia kerja maupun di tengah masyarakat,” pesannya.
Sekadar diketahui, acara yudisium ini juga dihadiri Rektor UMLB, Sutrisno K Djawa, Wakil BPH UMLB, Dr. Moh. Gifari Sono, Sekretaris BPH UMLB, Sahraen Sibay, para dekan,kepala-kepala lembaga, dan dosen di kampus hijau tersebut. (leb)






