Seharian Cari Kayu Bakar, Warga Kambani Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon

Penemuan Jasad warga Desa Kambani di Kebun

SALAKAN, LUWUK POST – Seorang pria, warga Desa Kambani, Kecamatan Buko Banggai Kepulauan (Bangkep) Yerius ditemukan warga dalam keadaan tewas di kebun, setelah seharian mencari kayu api, pada Jumat (23/4).

Saat jasadnya ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap di bawah pohon Jambu mente, bersamaan dengan sebilah parang dan keranjang rotan.

Peristiwa itu bermula saat korban pergi ke kebun hendak mencari kayu api dan singkong di kebun, sekira pukul 15.30 WITA. Namun hingga malam harinya, korban belum juga pulang rumah.

Keesokan harinya, Bosi, anak perempuan korban serta menantunya, Landa saat itu, mendatangi rumah korban. Namun setibanya di sana, korban ternyata belum juga pulang.

Keduanya pun meminta bantuan warga untuk mencari korban di kebun. Setibanya di kebun, korban pun ditemukan. Sayangnya, jasad korban didapati sudah tak bernyawa.

Saat itu pula, Bosi bersama sang suami melaporkan kejadian itu ke pemerintah desa, Polsek Buko, Tim Medis, dan sejumlah warga, agar jasad korban dibawa pulang ke rumahnya.

Ketika, pihak Polsek Buko menawarkan untuk mengotopsi jasad korban, pihak keluarga menolak dan mengaku telah mengikhlaskan kepergian korban. Penolakan tersebut dikuatkan dengan surat pernyataan.

Menurut laporan dari Polsek Buko ke Humas Polres Bangkep, kejadian penemuan jasad Yerius diterima pada Minggu (24/4), sekira Pukul 09.00 Wita. Dalam laporan disebutkan bahwa jasad korban ditemukan di kebun yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Rumahnya.

Sekir Pukul 09.30 Wita, Kapolsek Buko, Ipda Rahim Hasan bersama beberapa personilnya berangkat ke TKP. Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Korban sendiri, menurut keluarganya, selama diketahui mengidap penyakit Epilepsi.
“Jadi, korban diperkirakan meninggal sejak dadi sabtu sore, kemarin,” kata Kapolsek.

Sekira Pukul 13.00 Wita, jasad Yerius sudah berada di rumahnya. Dan sudah dimakamkan Minggu pagi tadi.

“Kepada keluarga korban, kami berharap agar tetap tabah dan ikhlas menghadapi musibah. Karena ini, datangnya dai Tuhan yang maha kuasa,” tutuk Kapolsek. (Rif)