PALU, SULTIM NEWS. id – Penurunan angka pengangguran yang disertai dengan raihan peringkat kelima secara nasional bagi Provinsi Sulawesi Tengah, mendapatkan apresiasi positif dari Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura.
Ia mengungkapkan, keberhasilan ini, tentu tidak berdiri sendiri karena berbarengan dengan upaya mendorong investasi yang lebih meningkat. Olehnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, terus berupaya menggandeng pihak swasta, guna meningkatkan minat investasi di daerah ini.

Gubernur mengharapkan, agar keberhasilan ini terus ditingkatkan dalam mewujudkan visi Sulawesi Tengah lebih Sejahtera dan Lebih Maju. Selain itu, mantan Wali Kota dua periode ini juga berharap, agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus melakukan terobosan untuk mencari peluang dalam mendistribusikan angkatan kerja di Sulawesi Tengah.
“Kita harus lebih proaktif dalam melakukan kerja sama dengan pihak swasta dalam membuka peluang kerja. Agar tingkat pengangguran di daerah ini menurun diiringi peningkatan Kesejahteraan,” imbuh Cudi, sapaan akrab Gubernur Sulawesi Tengah ini dalam rilis Humas Pemprov Sulteng, Rabu (25/1/2024).
Lebih lanjut, dijelaskannya, bahwa tantangan Sulteng kedepan adalah bonus demografi yang ditandai dengan tingginya angkatan kerja yang belum terserap sebagai tenaga kerja.
“Ini kita punya tugas bersama membuka peluang kerja bagi masyarakat. Sebab, masih banyak yang belum terserap sebagai tenaga kerja,” ujarnya.
Propinsi Sulawesi Tengah berhasil menurunkan angka pengangguran sebesar 2,95 persen di Tahun 2023 (lihat table grafik). Dari angka tersebut, Sulawesi Tengah menempati posisi kelima secara nasional.
Dari keberhasilan tersebut, Gubernur Rusdy Mastura berharap, dapat dilakukan pola jemput bola oleh OPD teknis, untuk memastikan jumlah rekruitmen tenaga kerja, seiring dengan masuknya beberapa investasi besar di Sulawesi Tengah.
“Jika kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta terus ditingkatkan, saya yakin akan berdampak pada penurunan angka pengangguran di Sulawesi Tengah,” ujarnya dengan sumringah. (*/Mjd)






