Putra Putri Banggai Kembali Toreh Prestasi

Sultimnews.info -

BANGGAI, SultimNews.Info– Putra dan putri Banggai, Sulawesi Tengah kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional pada ajang Duta Wisata Nusantara 2021 di Padang, Sumatera Barat.

Dua anak muda itu adalah Gedalya Gromiko Malik (20) meraih juara 1 putra, dan Amanah Febbyana (20) meraih runner up 1 putri duta wisata nusantara 2021.

Prestasi keduanya buka kali pertama. Sebelumnya mereka meraih juara 2 pada ajang pemilihan putra putri Banggai tahun 2017 lalu.

Amanah Febbyana bercerita, ada proses panjang yang dilewati sebelum mengikuti ajang tersebut. Mereka awalnya melakukan pendaftaran via daring, lalu diwawancara oleh panitia penyelenggara.

“Sekitar dua minggu setelah mendaftar, kami dinyatakan lolos dan mewakili Sulteng. Ada beberapa daerah di Sulteng yang ikut, tapi tidak lolos,” kata gadis asal Desa Moilong, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai ini.

Ajang Duta Wisata Nusantara ini awalnya direncanakan digelar pada akhir 2020 lalu, tetapi tertunda karena Covid-19 hingga akhirnya bisa terlaksana di bulan April 2021. Selama karantina di Kota Padang sejak tanggal 8 April hingga pengumuman pemenang 11 April 2021, mereka mengikuti materi yang berkaitan dengan dunia pariwisata seperti ekonomi kreatif, publik speaking, dan pengetahuan umum.

“Prosesnya mulai dari mental, kepintaran, kecantikan, tapi lebih ke attitude yang menentukan,” tuturnya kepada Harian Luwuk Post via telepon, Selasa (13/4).

Selain itu, alumni SMK Negeri 1 Luwuk ini juga mempersentasekan keindahan wisata di Sulawesi Tengah. Beberapa keunikan wisata dan budaya yang ditanpilkan di hadapan dewan juri adalah objek wisata Pulau Dua di Kecamatan Balantak Utara, ritual adat Tumpe di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, sedangkan di Kabupaten Morowali, mereka memperkenalkan adat dan budaya suku Wana.

“Semua ditampilkan di dewan juri dalam bentuk presentase,” kata karyawan Bank Sulteng ini.

Soal sponsor atau dukungan dari pemerintah daerah kabupaten maupun tidak menjadi kendala bagi mereka untuk meraih prestasi. Kata dia, mereka sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, tetapi karena waktu yang mepet membuat pemerintah tidak ikut membantu dari sisi finansial, tetapi tetap mendukung usaha mereka.

“Alhamdulilkah kami bisa mengharumkan nama daerah melalui ajang Duta Wisata Nusantara 2021,” ucap mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Luwuk ini penuh rasa bangga. (awi)