SultimNews. id, LUWUK – Maraknya informasi atau ‘Begal Rekening’ ditengah masyarakat, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (Kanca) Luwuk mengimbau agar tetap waspada serta merahasiakan nomor rekening dan buku tabungannya.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Pejabat Sementara CBM (PJS Pinca) Jhon Denis Tumimomor, dalam momen kegiatan undian Panen Hadiah Simpedes (PHS), yang dilaksanakan di Hotel Swiss- Belinn Luwuk, pada Sabtu (12/11).
Mewakili Kepala BRI Kanca Luwuk, dalam sambutannya, Jhon Denis mengimbau masyarakat agar tidak percaya terhadap informasi yang sering di dapatkan atau masuk melalui pesan SMS, WhastApp maupun Link.
“Akibatnya dengan membuka link tersebut, bisa menyebabkan saldo atau simpanan nasabah terkuras,”jelasnya, di hadapan nasabah BRI Simpedes pada momen kegiatan PHS.
Pasalnya, hanya dengan membuka pesan atau Link yang tidak jelas juga, dapat menimbulkan seluruh data nasabah bisa terbaca, sehingga dana tersebut bisa keluar.
“Olehnya itu, ketika ada Link atau pesan yang masuk, kalian bisa langsung hapus saja dan usahakan tidak mengikutinya,”tuturnya.
Apalagi, sambung Jhon, tak jarang dari nasabah atau masyarakat kerap mendapatkan tawaran-tawaran produk melalui SMS, WhatsApp dan Link.
Berkaitan dengan hal itu, ia menegaskan bahwa BRI sendiri tidak akan pernah menawarkan produk kepada nasabah atau masyarakat melalui pesan WhatsApp, SMS maupun Link.
“Sebab masayarakat tak perlu khawatir, karna yang lagi tren sekarang itu, ketika bapak ibu menggunakan BRImo semua disitu bisa, baik transfer antar sesama BRI pun biayanya nol, jadi tidak perlu tergiur dengan biaya transfer murah, sementara ketika mengggunakan BRImo itu akan bermanfaat bagi bapak ibu sekalian,”terangnya.
Sekali lagi kata Jhon, masyarakat perlu diingatkan kembali agar jangan sampai masuk ke dalam Link-Link yang bisa menyebabkan simpanannya bisa terkuras.
“Maka cukup dengan menggunakan BRImo saat bertransaksi, itu dipastikan aman,”cetusnya.
Kemudian tambah dia, jika nasabah ingin melakukan simpanan, sebaiknya buku tabungannya maupun nomor rekeningnya dapat dirahasiakan.
“Sehingganya tidak ada orang yang memanfaatkan dana-dana bapak ibu dalam tindak kejahatan,”bebernya. (dat)






