Bupati Rekom 996,84 Ha Objek Tanah di Banggai Diredistribusi

Bupati Banggai Amirudin saat menghadiri rapat penetapan rekomendasi objek dan subjek Redistribusi Tanah Tahun 2023. Kamis (9/11/2023). [DKISP BANGGAI]

LUWUK, SULTIMNEWS— Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM, AIFO yang juga merupakan Ketua Panitia Pertimbangan Landreform Kabupaten Banggai menetapkan Rekomendasi Objek dan Subjek Redistribusi Tanah Tahun 2023, Kamis (9/11/2023) di Kantor Bupati Banggai.

Proses tersebut berdasarkan tahapan sebelumnya yaitu pengumpulan data yuridis dan pengukuran, yang selanjutnya dilaksanakan sidang ini untuk menyetujui rekomendasi terkait subjek dan objek Redistribusi Tanah.

Dalam laporannya, Bupati Banggai menyampaikan bahwa jumlah objek Redistribusi Tanah yang disidangkan pada hari ini yaitu seluas 996,84 Ha yang tersebar di tiga kecamatan Kabupaten Banggai.

Berikut kecamatan-kecamatan yang menjadi rekomendasi Redistribusi Tanah tahun 2023, yakni Kecamatan Batui pada desa Ondo-ondolu dengan luas tanah 320,02 Ha.

Selanjutnya, Kecamatan Batui Selatan pada Desa Masungkang dengan luas tanah 268,05 Ha serta Kecamatan Toili, Desa Singkoyo dengan luas Tanah 408,77 Ha.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai , Harjiman, S.P menyampaikan bahwa setelah menyetujui rekomendasi, langkah selanjutnya adalah mengirim surat permohonan ke Kanwil terkait Surat Keputusan (SK) penegasan tanah objek landreform.

“Dari kanwil akan mengeluarkan SK penegasan tanah objek landreform, bahwa memang lokasi yang kita mohon untuk sertifikat ini objeknya sudah clean and clear,” Jelas Harjiman.

Sebelum menandatangani berita acara, Bupati menyampaikan perlunya peran aktif dari para kepala desa dalam program ini, Bupati berharap agar para kepala desa menjadi lebih proaktif dalam mengusulkan objek landreform.

“Pada tahun berikutnya yang lebih aktif yaitu usulan dari para kades, sehingga dalam pengambilan objek akan lebih cepat prosesnya, kemudian apa yg diharapkan tidak lagi menjadi kendala kedepannya,” ujar Bupati Banggai.

Pemerintah Kabupaten Banggai senantiasa berupaya untuk memastikan bahwa proses landreform berjalan efisien dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, Hal ini demi menciptakan keberlanjutan dan mensejahterakan masyarakat. (*)