STT Arastamar Luwuk Buka Pendaftaran Maba

Sultimnews.info -

SultimNews, BANGGAI-Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Luwuk mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru sejak Februari lalu. STT Arastamar memiliki dua program studi, yakni Pendidikan Agama Kristen dan Teologi.

Ketua STT Arastamar Luwuk, Dr Purnama Pasande menyatakan, pendaftaran maba tahun ini menggunakan tiga cara. Pertama mendaftar secara manual, yakni datang ke kampus. Yang kedua mendaftar melalui website milik STT Arastamar, dan ketiga mendaftar melalui aplikasi android. “Kita permudah calon maba untuk mendaftar. Apalagi situasi pandemi Copvid-19 seperti saat ini,” jelas Dr Purnama Pasande, Rabu (3/3).

Dr Purnama menjelaskan, untuk pendaftaran melalui website, calon maba cukup mengunjungi laman web http://ppmb.sttstarslub.ac.id/ , dan ikuti petunjuknya. Sementara bagi calon maba yang mendaftar melalui android, terlebih dahulu mendownload aplikasi STT STAR’S LUB di playstore. Lalu install. Kemudian pilih menu mahasiswa baru.

“Saat ini kita terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa baru. Jadi kalau maba yang belum bisa ke kampus, bisa mendaftar melalui daring,” tandasnya.

Selain membuka pendaftaran, STT Arastamar juga sudah membentuk panitia mahasiswa baru yang terdiri dari dosen. Dan juga melibatkan mahasiswa. Para mahasiswa ini akan turun melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan juga gereja. “Kalau situasinya memungkinkan mereka akan turun ke tengah masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, terkait program studi yang dijalankan yakni pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Prodi Teologi ini, telah terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Selain prodi, institusi STT Arastamar juga sudah terakreditasi. “Baik institusi dan prodi kita sudah terakreditas BAN-PT. Ini menandakan kita sudah layak melaksanakan pendidikan,” jelasnya.

Tak hanya sampai di status akreditasi. Tenaga dosen di STT Arastamar Luwuk juga terus ditingkatkan. Tahun ini, kampus tersebut kembali memiliki dosen yang bergelar doktor.  “Dosen kita sudah dua orang yang bergelar doktor. Namun tahun depan SDM dosen kita akan semakin baik. Dosen yang bergelar doktor akan bertambah.,” tandasnya. (leb)