Potensi Ekonomi Kehati Kokolomboi Bakal Dipaparkan di Seminar Nasional

Sultimnews.info -

SALAKAN, SultimNews-Taman Keanakeragaman Hayati Kokolomboi, Desa Leme-leme Darat, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menjadi salah satu kawasan konservasi yang terbukti berhasil mendongkrak perekonomian masyarakat secara langsung.

Hal tersebut akan dipaparkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkep, Ferdy Salamat dalam Webinar bertema “Taman Kehati dan Potensi Pengembangannya”. Kegiatan itu akan dilaksanakan pada Jumat (4/5).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional, pada Sabtu (5/6).

Dalam webinar yang akan dihadiri oleh dua pembicara dari Direktorat BPEE-BKSDAE, KLHK, Bambang Nooryanto, dan Pakar Ekologi Nasional Drs. Roemantyo, Ferdy akan membawakan materi bertema Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Taman Kehati Kokolomboi.

“Taman Kehati Kokolomboi dari beberapa sisi, sejauh ini setidaknya telah berhasil mendatangkan nilai ekonomi bagi masyarakat yang mendiami dan merawat kelestarian kawasan,” kata Ferdy, kepada hari Harian Luwuk Post di Kantornya, Kamis (27/5).

Beberapa diantaranya lanjut dia, di sektor pariwisata. Dari sektor itu masyarakat setempat berperan sebagai pramuwisata, Homestay (Rumah Inap) pengunjung yang dibuat masyarakat setempat. Hasil dari beberapa jasa tersebut secara otomatis menjadi hak masyarakat. Juga disisihkan untuk pengembangan kawasan itu.

Dari sektor sumber daya alam, hasil hutan bukan Kayu masyarakat setempat, mengola madu alami. Dalam sekali panen, sebut dia, masyarakat bisa meraup keuntungan sampai puluhan juta.

“Sesuai dengan data yang mereka sampaikan ke saya, sekali panen sampai dua belas juta,” sebutnya.

Masih banyak sektor lain dari Kehati Kokolomboi yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang ekonomi masyarakat. Hal itu akan dipaparkan lebih detil dalam webinar itu.

Dia menambahkan, dalam webinar yang dilaksanakan sehari itu nantinya, beberapa pengelola Taman Kehati Kokolomboi akan dihadirkan untuk menyimak langsung beberapa materi yang disampaikan. (Rif)