FKIP UMLB-SMAS GKLB Luwuk Teken Kerja Sama

Dekan FKIP UMLB, Armin Haluti didampingi Wakil Dekan I bersama dosen FKIP dan Kepala SMAS GKLB Luwuk, Irand Morente foto bersama usai penantangan naskah kerja sama, Rabu (1/9). [Foto: Istimewa]

SultimNews, LUWUK- Kerja sama demi kerja sama terus dilakukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhamamdiyah Luwuk Banggai (UMLB) terhadap SMA/SMK sederajat.

Kali ini, kerja sama dilakukan dengan Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) GKLB Luwuk, Rabu (1/9). Dekan FKIP, Armin Haluti didampingi Wakil Dekan I, Muh Salahuddin turun langsung ke SMAS GKLB Luwuk untuk melakukan penandatanganan naskah kerja sama dengan Kepala sekolah, Irand Morente.

Dihubungi Harian Luwuk Post, Armin Haluti menerangkan, kerja sama yang mereka lakukan ini, merupakan kerja sama yang sudah mereka bangun dengan SMA/SMK sederajat sebelumnya.

“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada kepala SMAS GKLB Luwuk beserta staf dewan guru yang sudah menerima kami dengan baik. Semoga kerja sama ini akan berlanjut demi pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.

Dan saat ini, sudah ada 9 sekolah yang mereka kerja samakan. Pertama, SMAN 1 Nuhon. Lalu SMAN 1 Bunta, SMAN 1 Masama, SMA Muhammadiyah Luwuk.

Dilanjutkan dengan SMAN 2 Luwuk, SMKN 2 Luwuk, SMKN 1 Petasia Morowali Utara dan SMAS GKLB Luwuk.

“Setelah kita menjalin kerja sama dengan 9 sekolah ini, maka akan diagendakan lagi kerja sama dengan tiga sekolah yang ada di Kota Luwuk. Yakni SMAN 1 Luwuk, SMAN 3 Luwuk dan SMKN 1 Luwuk,” jelas Armin, Rabu (1/9).

Armin menjelaskan, dengan adanya kerja sama yang dibangun ini, maka kolaborasi dalam hal peningkatan pendidikan di Kabupaten Banggai dan sekitarnya bisa terus dilakukan. Misalnya, dalam bidang pendidikan. FKIP akan menempatkan mahasiswa praktik di sekolah yang sudah menjalin kerja sama.

Selanjutnya, ketika sekolah membutuhkan pendampingan penyusunan instrument akreditasi, FKIP siap menyediakan pemateri dan Sumber Daya Manusianya. Begitu pun, ketika sekolah membuat pelatihan atau workshop, FKIP siap menjadi pemateri.
Kemudian, bidang penelitian, mahasiswa akan melaksanakan penelitian di sekolah-sekolah yang sudah membangun kerja sama dengan FKIP. Diarahkan ke situ.

“Untuk pengabdian, dosen-dosen wajib mengabdikan diri ke sekolah-sekolah tersebut. Misalnya sosialisasi tentang permainan olahraga yang dilaksanakan oleh prodi PJKR. Kemudian prodi Pendidikan Bahasa Inggris melaksanakan English camp. Dan prodi Pendidikan biologi tentang penataan lingkungan,” jelasnya. (leb)